Dokter di Tulungagung Meninggal Akibat Covid-19, Anggota DPRD Jatim Ucapkan Bela Sungkawa
Reporter
Anang Basso
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
08 - Dec - 2020, 09:37
Meninggalnya seorang dokter muda di Tulungagung membuat semua kalangan berduka. Tak terkecuali bagi anggota DPRD Propinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar Mochamad Alimin, ia turut menyampaikan bela sungkawa yang dalam atas meninggalnya dr. Rahmad Tubagus ini.
"Ikut bela sungkawa sedalam-dalamnya atas meningggalnya beliau, mudah-mudahan husnul khotimah, dan atas nama masyarakat Tulungagung menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga atas segala jasa pengabdiannya selama ini dan tentunya menjadi amal baik beliau," kata Mochamad Alimin, Selasa (08/12/2020).
Baca Juga : Tambah 10 Orang, Pasien Sembuh di Kabupaten Malang Didominasi dari Singosari
Pria yang dikenal dekat dengan konstituennya di dapil VII yakni Tulungagung, Blitar Kabupaten dan Kota ini secara pribadi mengingatkan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes).
"Secara pribadi saya berpesan kepada kita semua untuk selalu hati-hati serta mematuhi protokoler kesehatan," ujarnya.
Atas kepergian dr. Rahmad Tubagus ini, Alimin meminta warga Tulungagung khususnya untuk mendoakan Almarhum serta mengajak masyarakat berdoa untuk keselamatan bersama.
"Tidak lupa kita selalu berdoa semoga kita sehat semuanya dan terhindar dari virus covid-19," imbuhnya.
Dengan tetap patuh protokol kesehatan dengan tetap jaga jarak, cuci tangan dan tertib memakai masker ditegaskan Alimin merupakan cara untuk menjaga kesehatan pribadi masing-masing, sekaligus membantu pemerintah memulihkan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 ini.
"Semoga kesehatan tetap terjaga dan ekonomi segera pulih kembali," tuturnya.
Baca Juga : Bangkalan Kembali Ke Zona Oranye, PTM Ditangguhkan
Seperti diketahui, salah satu dokter muda di Tulungagung, Rahmad Tubagus meninggal dunia karena Covid-19. Tubagus meninggal dunia pada Selasa (08/12/2020) jam 04.00 wib di RS Dr Soetomo Surabaya setelah menjalani perawatan selama 13 hari.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tulungagung pun menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya tenaga medis di kota marmer ini.
Dokter Rahmad Tubagus sendiri dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung selama dua hari dan di RS Dr Soetomo Surabaya 13 hari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
