MUI Ngawi: Pandemi Covid-19, Waspada Peredaran Narkoba

Reporter

Satria Romadhoni

Editor

Dede Nana

19 - Nov - 2020, 12:25

Workshop Indonesia Darurat Narkoba


Mewabahnya Covid-19 kini disinyalir justru menjadi pemicu maraknya peredaran narkoba. Tak lain karena perhatian pemerintah tengah tertuju pada bagaimana mencegah penyebaran virus korona. Karenanya masyarakat patut waspada.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ngawi, Kiai Dr. Ahmad Halil Thahir dalam workshop "Indonesia Darurat Narkoba" Rabu (18/11/2020) di Notosuman.

Baca Juga : Pecahkan Rekor, Lonjakan Positif Covid-19 di Jember Tembus 60 Orang Sehari

Menurutnya, selama mewabah Covid-19 memicu stres pada sebagian orang. Kondisi ini sangat rentan membuat orang terjerumus memakai barang haram tersebut. Sehingga peredaran narkoba selama pandemi Covid-19 patut diwaspadai.

"Peredaran narkoba jadi ancaman serius di tengah pandemi Covid-19" tegas Kiai Halil.

Sementara Ketua Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Ngawi Ony Anwar, yang hadir dalam workshop juga menyampaikan, MUI Ngawi bisa berperan dalam upaya penyalahgunaan narkoba melalui nasehat maupun fatwa yang disampaikan.

"Kita patut apresiasi MUI Ngawi yang turut berperan dalam upaya memerangi peredaran narkoba" ucap Ony Anwar.

Baca Juga : Gudang Produksi Tekstil di Ngawi Ludes Terbakar

Calon Bupati Ngawi itu juga menyampaikan ancaman narkoba di Kabupaten Ngawi belum begitu mengkhawatirkan. Kendati demikian, Ony Anwar menegaskan, peredaran narkoba harus diberantas.

"Ngawi jika bisa nol persen peredaran narkoba" harapannya.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette