Terapkan Protokol Kesehatan, Puluhan Tenaga Kesehatan Ikuti BTCLS
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
09 - Nov - 2020, 07:57
Untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan di lingkungan Pemkab Jember, Senin (9/11/2020) sejumlah tenaga kesehatan mengikuti Diklat Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) di aula Balai Diklat Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM), acara yang digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan ini dibuka langsung oleh Plt. Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief.
“Diklat BTCLS ini digelar saat pandemi Covid-19, oleh karenanya, kegiatan ini digelar sesuai aturan protokol kesehatan, oleh karenanya, sebelum mengikuti diklat para peserta ini terlebih dahulu diwajibkan mengikuti rapid test,” ungkap Plt Bupati Jember Drs KH Abdul Muqit Arief.
Baca Juga : Betah di Zona Oranye, Wali Kota Batu Ingatkan Wisatawan supaya Berwisata dengan Aman
Lebih lanjut, Kyai Muqit (panggilan Drs. KH. A. Muqit Arief) berharap usai mengikuti Diklat nantinya, peserta BCLS ini bisa menerapkan pengetahuannya tentang kegawatdaruratan di tempat mereka bekerja dan melayani masyarakat, sehingga dengan kemampuan ini, tenaga medis nantinya bisa mencegah kematian maupun kerusakan pada organ tubuh pasien.
“Sehingga dengan diklat ini, akan melahirkan tenaga yang profesional, sebab pengembangan tenaga kesehatan bisa menjadi soko guru pembangunan, sehingga kegiatan ini menjadi energi baru bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Jember,” ujar Kyai Muqit.
Drs. Anang Triyono MM, perwakilan BPSDM Provinsi Jawa Timur, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama antara pemerintah kabupaten dan Propinsi Jatim dengan pihak ketiga, yakni Rumah Sakit Semen Gresik dan digelar secara menyeluruh di beberapa daerah yang ada di Jawa Timur.
“Untuk Jember sendiri diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari 3 rumah sakit daerah, yakni 15 orang dari RS Dr. Soebandi, 13 orang dari RSD Balung dan 12 orang dari RS Kalisat,” ujar Anang Triyono.
Baca Juga : Puskesmas Mulyorejo Batasi Kelas Ibu Hamil dan Ibu Balita di Masa Pandemi Covid-19
Sementara itu Jatmiko Sudrajat salah seorang peserta pelatihan BTCLS dari Rumah Sakit Balung mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi perawat untuk memberikan pertolongan ketika pasien dalam kondisi darurat.
“Sebagai perawat diklat semacam ini memang sangat dibutuhkan untuk menambah wawasan, apalagi untuk menolong mereka pasien kritis sehingga bisa terselamatkan,” pungkas Jatmiko. (*)
