Berpelukan, Kasat Sabhara dan Kapolres Blitar Akhirnya Berdamai
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
A Yahya
07 - Oct - 2020, 04:48
Perselisihan antara Kasat Sabhara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo dengan atasanya yakni Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya akhirnya berakhir. Ya, keduanya akhirnya berdamai ditandai dengan saling berpelukan dan isak tangis.
Berakhirnya perseteruan antara dua perwira menengah Polri ini nampak dari sebuah video yang beredar. Dalam video berdurasi 1 menit tersebut nampak Agus bertemu dengan Fanani untuk pertama kalinya setelah perseteruan. Dalam video tersebut nampak Agus berpelukan dengan Fanani. Suasana haru tercipta kala Agus menangis dipelukan Fanani. "Saya minta maaf ndan," kata Agus dalam video tersebut dilansir BLITARTIMES dari detik.com, Selasa (6/10/2020).
Baca Juga : Rem Blong, Truk Boks Masuk Jurang Sedalam 25 Meter di Blitar, Begini Nasib Pengemudi
Kejadian dalam video tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. Dikatakan Truno, kejadian tersebut berlangsung kemarin di mana Fanani bersilaturahmi ke kediaman Agus.
"Benar, kejadiannya Senin tanggal 5 Oktober 2020, pukul 18.30 WIB, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani didampingi Wakapolres, Kabagops dan Kasiwas melaksanakan silaturahmi dengan AKP Agus Hendro Tri Susetyo beserta istri yang bertempat di kediaman AKP Agus," terang Truno dilansir dari detik.com.
Ditegaskanya, silaturahmi ini menandai perdamaian antara keduanya. Perseteruan antara keduanya resmi berakhir. "Dengan dilaksanakannya silaturahmi diharapkan agar dapat memperbaiki hubungan antara Kapolres Blitar dengan AKP Agus Tri yang sempat terjadi masalah internal di Polres Blitar sehingga situasi segera membaik," tandasnya.
Lebih dalam Truno menyampaikan, AKP Agus Tri juga dipastikan tidak jadi mundur dari Polri. Saat ini AKP Agus telah dimutasi ke Polda Jatim dan menempati jabatan baru sebagai Kaurfastor Subbagyantor Yanma Polda Jatim. Mutasi ini merupakan dari bagian dari kebutuhan dan dalam rangka penyegaran organisasi di tubuh Polri.
"Iya benar (diangkat dalam jabatan baru) sesuai kebutuhan organisasi atau institusi dalam memberikan penyegaran dan pelayanan kepada masyarakat," pungkas Truno.
Diberitakan sebelumnya, kabar mengejutkan datang dari Polres Blitar. Salah satu perwira yang menjabat Kasat Sabhara yakni AKP Agus Tri Susetyo dikabarkan mundur sebagai anggota Polri. Perwira dengan tiga balok emas ini resmi mengajukan surat pengunduran diri ke Kapolda Jatim, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, Kamis (1/10/2020).
"Hari ini saya resmi mengundurkan diri dari keanggotaan Polri. Surat pengunduran diri resmi saya sampaikan kepada Bapak Kapolda dengan tembusannya ke Kapolri. Pengajuan sudah, tinggal menunggu proses lebih lanjur,” kata Agus Tri, Kamis (1/10/2020).
Baca Juga : Sinergi, Kapolres dan Kapolresta Kediri Kunjungi Markas TNI
AKP Agus Tri mengundurkan diri dengan alasan tidak betah dengan kepemimpinan Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya yang dinilai arogan terhadap anak buahnya. Agus yang mantan Kapolsek Nglegok Polres Blitar Kota, merasa tidak terima dengan perlakukan Kapolres kepada dirinya. Agus pun tak segan menyebut jika atasannya tersebut adalah sosok yang arogan dalam memimpin anggotanya. Kondisi ini menyebabkan Agus dalam tekanan psikis.
“Begitu ada yang tidak cocok, beliau (kapolres) marah. Bahkan mohon maaf, kadang sampai menyebut binatang, umpatan. Terakhir sama saya gak seberapa. Hanya mengatakan bencong, tidak berguna, banci, lemah dan lain-lain,” ungkapnya.
Tidak hanya mengajukan pengunduran diri, saat di Polda Jatim Agus juga melaporkan Kapolres Blitar terkait dengan pembiaran judi sabung ayam dan tambang pasir ilegal. Polri pun bergerak cepat dengan kejadian ini. Polda Jatim langsung melakukan mediasi antara kedua perwira menengah ini. Mediasi dilakukan agar Agus tidak jadi mengundurkan diri dan bisa berdamai dengan Kapolres Blitar AKBP Fanani.
Konseling yang dilakukan Polda Jatim membuahkan hasil. AKP Agus akhirnya tidak jadi mundur sebagai anggota Polri. "Ndak mengundurkan diri, sudah selesai. Jabatannya masih Kasat Sabhara, memang ditarik ke Polda Jatim, tapi jabatannya sekarang masih Kasat Sabhara. Kan nggak serta merta begitu, ada prosesnya," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dilansir BLITARTIMES dari detik.com, Sabtu (3/10/2020).
Truno menyampaikan, AKP Agus dan AKBP Fanani berselisih disebabkan miskomunikasi. Polda Jatim telah melakukan mediasi dan hasilnya kedua perwira menengah ini sepakat untuk berdamai. "Kasusnya sudah selesai, sudah ditangani Polda Jatim," tegas Truno.
