Pimpinan DPRD Banyuwangi Minta Masyarakat Waspada Covid-19
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
A Yahya
07 - Oct - 2020, 03:29
Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi mengimbau kepada masyarakat agar waspada dan tidak meremehkan penyebaran wabah Covid-19). Sebab, jumlah konfirmasi pasien yang positif Covid terus bertambah bahkan jumlah korban meninggal dunia mencapai sekitar 100 orang.
"Harapan saya kepada masyarakat Banyuwangi jangan meremehkan (Covid-19, Red), karena bagaimanapun korban dari corona ini sudah banyak," kata Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliyono di ruang kerjanya Selasa (6/10).
Baca Juga : Lingkungan Krajan Kampung Mandar Hilang, Kelurahan: Tak Berani Hapus
Dia juga meminta agar tidak terpengaruh informasi yang mungkin tersebar di media sosial tentang isu hoax virus corona dan orang-orang yang tidak percaya adanya Covid-19.
"Covid-19 ini memang benar adanya karena negara maju seperti AS kewalahan mengatasinya. Jadi penyakit ini membahayakan manusia dan mudah menular. Sehingga protokol kesehatan wajib hukumnya untuk diterapkan dimana-mana, jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan, hindari kerumunan massa," imbuhnya.
Selanjutnya Ruli menuturkan menanggapi adanya video viral aktivis Anti Masker Banyuwangi yang beberapa kali melakukan tindakan menjemput paksa jenazah pasien reaktif Covid-19 di wilayah Banyuwangi dirinya meminta ada tindakan tegas dari aparat yang berwajib.
Baca Juga : Turut Pulihkan Ekonomi, DPRD Kota Malang Beri Ruang Pelaku UMKM Lakukan Pameran Gratis
Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi lebih lanjut menuturkan tindakan yang dilakukan oknum tersebut tidak benar dan menyalahi peraturan perundang-undang. "Saya kira tanpa ada laporan, polisi bisa bertindak, karena ini bukan delik aduan, paling tidak yang bersangkutan dinasehati dan diberikn pemahaman bahwa perbuatan yang dilakukan berbahaya bagi keselamatan nyawa diri, keluarga maupun orang di lingkungan sekitarnya," imbuhnya.
