Bertemu Bupati, Ini Keluh-kesah KONI Banyuwangi

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya

28 - Aug - 2020, 03:26

Pengurus KONI Banyuwangi Silaturrahmi Kepada Bupati Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan Banyuwangi Nurhadi Banyuwangi Jatim Times


Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyuwangi punya keinginan kuat berkontribusi dalam memajukan Banyuwangi melalui bidang olahraga seperti sektor Pariwisata, Seni budaya dan lain-lain. Pernyataan tersebut disampaikan  Mukayin, Ketua KONI Banyuwangi dalam acara Silaturrahmi Pengurus KONI dengan Bupati Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan Banyuwangi Kamis (27/8).

Menurut Mukayin, pihaknya cukup lama menunggu dan sabar untuk mendapatkan  kesempatan bertemu langsung dengan Bupati Banyuwangi yang pernah mendapatkan predikat Pembina Olahraga Terbaik oleh SIWO PWI Jawa Timur beberapa tahun lalu.

Baca Juga : PSSI Kota Malang 'Kangen' Suasana Kompetisi Internal

Selanjutnya dia menuturkan mulai KONI periode sebelumnya di mana Ketua Umum dijabat Michael Edy Hariyanto dan dirinya dipercaya sebagai sekretaris, dalam pembagian dana pembinaan cabang olahraga dilakukan menggunakan sistem aplikasi dan rumus tertentu. ”Sehingga plotting anggaran secara aplikatif terukur transparan dan bisa dipertanggungjawabkan bukan karena kedekatan dengan ketua atau faktor suka tidak suka,” jelasnya.

Lebih lanjut jajaran pengurus  KONi yang sampai saat ini solid dan kompak berharap agar Bupati Banyuwangi mencairkan dana APBD bisa terus melakukan pembinaan dan peningkatan prestasi para atlit Banyuwangi yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat Jatim maupun di level nasional bahkan internasional.

Sementara Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dalam kesempatan tersebut menjelaskan latar belakang mengapa Pemkab Banyuwangi memilih menggelar lomba level internasional seperti; Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), Internasional BMX Competition,   World Surf Leauge (WSL) yang batal karena pandemi wabah Covid 19 dan beberapa even fenomental lain.

Menurut Bupati Azwar Anas, jajaran pengurus KONI harus cerdas dan  jeli  dalam merespons kemauan Pemkab Banyuwangi dalam memajukan dan mengembakan Banyuwangi. ”Ibaratnya kalau pemkab suka sate jangan menyajikan tempe, tentu saja tidak direspons. Realitas yang ada KONI tiap tahun menyampaikan laporan menambah jumlah cabor binaan seyogyanya mereka bisa fokus dan menentukan skala prioritas dalam membina olahraga prestasi karena alokasi anggaran tidak mungkin bertambah,” tegas Kang Anas.

Baca Juga : KONI Banyuwangi Terima Kunjungan Pengurus Woodball

Dengan adanya musibah pandemi wabah Covid  19, tantangan yang harus dihadapi semua sektor kehidupan ke depan bertambah sehingga KONI diharapkan mampu menemukan  formula yang tepat dan pas dalam melakukan pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga dengan segala keterbatasan yang ada.


Topik

Olahraga, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette