KONI Banyuwangi Terus Bergerak Bina Cabor
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
A Yahya
20 - Aug - 2020, 03:25
Pengurus Komite Olahraga Nasional Indoensia (KONI) Kabupaten Banyuwangi terus bergerak melaksanakan program kerja tahun 2020 yang telah ditetapkan di tengah segala keterbatasan saat ini.
Salah satu yang dilaksanakan adalah program monitoring dan evaluasi (Monev) KONI Banyuwangi ke beberapa cabang olahraga yang menggelar kegiatan latihan. DI antaranya pada Cabang Olahraga Anggar, Wushu dan Tinju.
Baca Juga : PSSI Kediri Targetkan Medali Emas di Ajang Porpov 2021 Mendatang
Dalam melaksanakan program kegiatan monev, tim KONI Banyuwangi melihat langsung latihan para atlet. Mulai dari kondisi peralatan yang digunakan maupun sarana prasarana penunjang yang lain.
Menurut Pujo Waluyo, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Banyuwangi secara umum program latihan cabang olahraga di Banyuwangi mulai berangsur normal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. “Antara lain penggunaan masker untuk atlet yang tengah berlatih, menyediakan hand sanitizer dan menggelar latihan di lokasi berdekatan dengan tempat cuci tangan,” jelasnya.
Selain melakukan pembinaan prestasi atlet, KONI Banyuwangi juga melakukan pembinaan keorgansasian olahraga dengan melakukan pendampingan bagi cabang olahraga yang akan menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab). Melakukan pendidikan dan pelatihan pembuatan rencana kerja sekaligus pembuatan laporan pertanggung jawaban (LPJ) penggunaan cabang olahraga dalam satu tahun.
Ketua KONI Kabupaten Banyuwangi, Mukayin menuturkan program monev, pendampingan dan program pelatihan yang dilakukan oleh KONI Banyuwangi semata-mata dilaksanakan agar pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga Banyuwangi mampu bersaing dengan kabupaten/kota lain. Selain ini para pengurus cabang olahraga bisa selamat dan tidak berurusan dengan aparat penegak hukum akibat kesalahan dalam melakukan pengelolaan dana pembinaan dan pembuatan laporan.
Baca Juga : Sudah Punya Bus Sendiri, Arema Pertimbangankan Bantuan dari PT LIB
“Dalam mengikuti perkembangan jaman yang berubah cepat, para pengurus cabang olahraga juga dituntut untuk profesional, transparan dan akuntabel dalam mengelola dana pembinaan olahraga yang bersumber dari dana APBD,” tegas Ketua KONI Banyuwangi.
