Rapid Test Akan Kembali Dilakukan kepada ASN Kota Batu Setelah WFH
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
16 - Aug - 2020, 11:39
Meski rapid rest sudah dilakukan terhadap Aparatur Sipil Negara dan seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Batu, rupanya rapid test akan kembali digelar. Rencananya rapid test bakal dilakukan setelah dilakukannya Work From Home (WFH) mendatang.
Kemungkinan WFH akan dilakukan setelah tanggal 18,19 dan 21 Agustus 2020 mendatang. “Setelah WFH, ASN dan seluruhnya akan menjalani rapid test,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadiem Effisiensi.
Baca Juga : Tambah 2 Orang, Jumlah Meninggal Dunia Covid-19 Jadi 17 Warga di Kota Batu
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pencegahan dan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkot Batu atau Balai Kota Among Tani. Ia pun juga meminta jika selama WFH agar tidak melakukan perjalanan ke luar kota.
“Saat WFH agar ASN ini benar-benar bekerja dari rumah, tidak untuk ke luar kota. Karena ini salah satu langkah antisipasi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” imbuhnya.
Selain itu selama dilangsungkannya WFH, seluruh gedung Balai Kota Among Tani akan dilakukan penyemprotan disinfektan. Mengingat penyebaran Covid-19 terjadi di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Meskipun sebelumnya penyemprotan sudah beberapa kali dilakukan, namun kali ini akan lebih efektif lantaran seluruh ASN dan pegawainya akan WFH.
Ia menambahkan, WFH itu bukan untuk meliburkan ASN dan pegawai, namun tetap bekerja melainkan dari rumah. Mereka tetap bekerja, sesuai tugas layaknya di kantor.
Tidak hanya itu saja, pelayanan kepada masyarakat juga tetap dilakukan. Seperti halnya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, pelayanan administrasi pendudukan dilakukan secara daring/online.
Baca Juga : Waduh, Dari 33 Kecamatan di Kabupaten Malang, Tinggal 2 yang Steril Covid-19
“Tidak ada yang berubah, mungkin pelayanan dilakukan secara online. Karena ini sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemkot Batu,” ujar warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu ini.
WFH dilakukan Pemkot Batu itu lantaran ASN dan tenaga harian lepas (THL) di lingkungan Pemkot Batu terkonfirmasi positif sebanyak 22 orang. Dengan angka meninggal mencapai 4 orang.
Data itu sampai dengan 14 Agustus 2020, sehingga perlu dilakukan tindakan. WFH dilakukan sesuai dengan surat Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu kepada Wali Kota Batu selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pada 13 Agutus nomor 440/3174/422.107/2020 perihal rekomendasi kebijakan sesuai dengan kebijakan pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan Covid-19 bagi ASN di lingkungan Pemkot Batu.
