Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu Tetap Jalan, Akhir 2020 Relokasi Pedagang

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

02 - Jul - 2020, 03:52

Suasana Pasar Besar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)


Pembangunan Pasar Besar Kota Batu merupakan salah satu pekerjaan rumah dan program terbesar dalam kepemimpinan Wali Kota Dewanti Rumpoko. 

Namun, meski dihadang pandemi covid-19, rencana pembangunan Pasar Besar Kota Batu pada tahun 2021 mendatang  masih sesuai dengan target semula.

Baca Juga : Tertinggi se-Jawa Timur, Inflasi Kota Malang di Bulan Juni 2020 Capai 0,44 Persen

Dewanti mengatakan,  saat ini perencanaan pembangunan Pasar Besar Kota Batu sedang berjalan dalam tahapan detailed engineering design (DED). “Hingga saat ini progres masih berjalan. Sudah sampai pada DED,” ucapnya.

Dalam layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) itu, DED revitalisasi Pasar Besar Kota Batu ktu dimenangkan Saranabudi Prakarsaripta dari Kota Semarang. Nilai pengerjaannya sebesar Rp 2,2 miliar.

“Anggaran DED ini diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” imbuh politisi PDIP tersebut.  

Menurut Dewanti, saat ini bangunan Pasar Besar Kota Batu berdiri di atas lahan 2,5 hektare. Sedangkan sisanya, 2 hektare, terbagi untuk lahan parkiran dan sebagainya. 

“Lahan keseluruhan Pasar Besar Kota Batu ini ada 4,5 hektare dengan lima unit pasar. Bangunan saja 2,5 hektare. Sisanya parkiran dan lain-lain,” ujar Dewanti.

Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu itu menggunakan anggaran dari APBN sebesar Rp 200 miliar. Akhir tahun 2020 ini, rencananya dilakukan relokasi pedagang. 

Baca Juga : Parkiran Sumbang PAD Kabupaten Malang Hingga Ratusan Juta

“Tetapi anggaran itu diberikan jika bangunan lama sudah menjadi tanah. Jadi, akhir tahun 2020 pedagang direlokasi, kemudian bangunan diratakan dengan tanah,” ujarnya.

Dalam master plan, bangunan pasar hanya memakan luas satu hektare. Sisanya, 3,5 hektare, bisa digunakan untuk rest area dengan fasilitas 30 kamar mandi dilengkapi musala dan air hangat.

 


Topik

Ekonomi, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette