Usai Perjalanan dari Surabaya, ASN Kota Batu Positif Covid-19

Reporter

Irsya Richa

Editor

Dede Nana

16 - Jun - 2020, 01:23

Tenaga kesehatan saat melakukan rapid test kepada ASN di pendapa Balai Kota Among Tani, beberapa saat lalu. (Foto: MalangTIMES)


Riwayat perjalanan kasus positif Covid-19 ASN Kota Batu, akhirnya disampaikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Hal ini setelah ditemukannya kasus positif ASN yang pertama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. 

Baca Juga : Pemprov Ingin Tim Peneliti Unair Uji Klinis Obat Covid-19 di Jatim

“Sebelum dinyatakan positif melakukan perjalanan ke Surabaya. Lalu setelah dari Surabaya berencana ke Bali,” ucap Punjul, Senin (15/6/2020).

Sebelum menuju Bali, lanjutnya, ASN tersebut wajib melakukan swab test. “Dan ternyata setelah swab, hasilnya positif,” imbuh politisi PDI Perjuangan ini.

Meski demikian, Punjul meminta kepada ASN agar bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Lalu juga memberikan dukungan dan saling membantu terhadap pasien konfirm.

Karena kejadian tersebut, dirinya juga meminta kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Melihat pandemi Covid-19 belum berakhir khususnya di Kota Batu. 

“Mari menerapkan protokol kesehatan. Menggunakan masker, menjaga jarak, keluar rumah seperlunya, juga cuci tangan,” ujarnya.

Sedangkan saat ini ASN positif tersebut melakukan isolasi secara mandiri di rumah. Namun menurutnya lebih baik isolasi di shelter yang sudah disiapkan oleh Pemkot Batu.

Baca Juga : Tangani Covid-19, Kota Malang Siap Jadi Pioner Penggunaan Obat Herbal

Hal itu dilakukan untuk menghindari menularnya Covid-19 kepada anggota keluarga yang lain. Sementara itu, untuk menghindari penularan Covid-19, tenaga kesehatan juga telah melakukan rapid test di lingkungan rumah ASN tersebut di Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo.

Di sana tenaga kesehatan melakukan rapid test terhadap 32 orang dan diketahui hasil seluruhnya non reaktif. Kemudian juga di lakukan di Lingkungan Bagian Kesra dan Kesbangpol karena ASN itu dari organisasi perang daerah tersebut.

Saat di Lingkungan Bagian Kesra dan Kesbangpol tenaga kesehatan rapid test sebanyak 54 orang, dan hasil seluruhnya non reaktif. 

 


Topik

Kesehatan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette