Terobosan Baru PTKIN, UIN Malang Buat Program Fast Track
Reporter
Imarotul Izzah
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
13 - Jun - 2020, 09:02
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang membuat terobosan baru di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg menyatakan, pihaknya akan membuka program Fast Track.
Program Fast Track adalah program pendidikan yang diselenggarakan oleh UIN Malang untuk memfasilitasi mahasiswa yang dapat menyelesaikan masa studinya pada program sarjana dan pascasarjana lebih cepat. Program tersebut dapat menjadi terobosan bagi mahasiswa potensial, untuk mempercepat studinya.
Baca Juga : Kisah Mahasiswa Perantauan Pada Masa Corona di Kota Kediri
"Teman-teman yang di S1 belum lulus tetapi diberi kesempatan untuk studi lanjut ke S2. Yang S2 juga sebelum lulus tapi diberi kesempatan untuk studi lanjut di S3 dengan syarat-syarat tertentu," terang Prof Haris.
Dengan percepatan itu, dari S1 sampai S3 bisa menghemat waktu belajar beberapa tahun.
"Tujuannya untuk memberikan fasilitas percepatan bagi mahasiswa yang memang pintar, IPK-nya 3,5 ke atas misalnya," papar pria kelahiran Lamongan tersebut.
PTKIN yang memiliki program Fast Track sendiri dikatakan Haris baru UIN Malang. Program ini akan dijalankan tahun ini.
Selain program Fast Track, UIN Malang juga akan menyeimbangkan jumlah mahasiswa S1 dan pascasarjana.
Baca Juga : Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Unisba Blitar Dorong Alumni Bangun Relasi Profesional
"Yakni 60 persen untuk pascasarjana dan 40 persen untuk S1," kata Haris.
Saat ini, jumlah mahasiswa S1 sekitar 12 ribu sedangkan mahasiswa S2 dan S3 masih 4-6 ribu. Untuk itu, kampus akan memperbanyak jumlah mahasiswa di pascasarjana.
"Kita menyediakan fasilitas kuliah bagi mereka yang keluaran S1 dari dalam maupun dari luar. Jadi yang kita perbanyak itu justru di S2 dan S3-nya," tandasnya.
