Rapid Test Pertama Negatif, 10 Warga Dengan Kontak Erat Pasien Positif Kediri Dites Kedua

Reporter

Bambang Setioko

Editor

Dede Nana

10 - May - 2020, 02:42

Rapid test dilakukan di halaman Puskesmas dengan 4 orang petugas yang mengenakan APD lengkap. (Foto: Ist)


10 warga yang diidentifikasi memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 dari Kabupaten Kediri, kembali menjalani rapid test kedua kalinya.

Rapid test kedua kalinya ke 10 warga itu dilakukan di Puskesmas Kota Wilayah Selatan di Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri Sabtu (9/5/2020). Setelah hasil rapid test pertama terhadap 10 warga itu menunjukkan hasil negatif.

“Sesuai dengan protokol tracking, begitu ada pasien yang positif konfirmasi maka akan dilakukan tracing terhadap kontak erat,” kata dr. Fauzan Adhima, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri.

Secara keseluruhan lanjut Fauzan, hasil rapid test pertama pada ke-10 warga Kota Kediri tersebut hasilnya negatif dan kondisi sehat. Tapi, untuk memastikan hasilnya, maka rapid test kedua pun dilakukan.

“Apabila rapid test negatif maka diulang pada 7 hari-10 hari kemudian. Kalau hasilnya tetap negatif berarti kontak erat tersebut betul-betul aman dari penularan covid-19,” ujarnya.

Sebaliknya, bila dari hasil reaktif rapid test atau positif maka akan dilanjutkan dengan swab.

Sementara itu, drg. Raya Mulyasari, Kepala Puskesmas Kota Wilayah Selatan mengatakan, bahwa kontak erat melakukan isolasi diri di rumah sejak diketahui melakukan kontak dengan pasien positif dari Kabupaten Kediri.

"Kesepuluh warga ini melakukan isolasi mandiri di rumah. Harusnya, jika isolasi mandiri maka harus melakukan jarak aman dengan penghuni rumah,” kata Raya.

Isolasi mandiri akan berlanjut terus minimal selama 14 hari setelah rapid test pertama sampai betul-betul aman ditandai dengan hasil rapid test kedua negatif.

"Jarak aman minimal 1 meter dan selalu menggunakan masker. Kedisiplinan warga yang termasuk kontak erat ini diharapkan bisa dijalankan sebaik-baiknya untuk memutus rantai penularan Covid-19" pungkas Raya.
 

 


Topik

Kesehatan, kediri berita-kediri,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette