Paving Block Pinka Banyak Rusak, Tak Nyaman Lagi buat Refreshing
Reporter
Joko Pramono
Editor
Yunan Helmy
23 - Jul - 2019, 02:46
Masyarakat Tulungagung pengunjung Pinka (pinggir kali) mengeluhkan banyaknya paving block yang rusak. Setidaknya ada 7 titik paving block yang rusak, seperti yang terlihat di sekitar Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Kuthoanar.
Salah satu warga, Wahyu, mengaku harus menghindari beberapa lubang yang ada saat melintasi di lokasi tersebut. "Akhirnya ya minggir dan hati-hati karena kan sampingnya sudah sungai, Mas," ujarnya.
Jika sebelumnya Wahyu bisa menikmati jalan pagi di lokasi tersebut, namun sejak 3 bulan terakhir ini, dirinya harus lebih berhati-hati karena banyak lubang akibat paving block yang rusak. "Kayaknya sudah lama ya, (rusaknya) ada kalau 3 bulan," tuturnya.
Sementara Toto, warga sekitar, memprediksi rusaknya paving block karena beberapa sebab. Mulai dari faktor perawatan yang tidak maksimal karena kerusakan sudah terlanjur parah hingga masih banyaknya pemotor yang nekat mengendarai motornya di atas paving block padahal sudah ada portal pengahalngnya.
"Lha pas rusak sedikit, tidak diperbaiki. Sekarang ya semakin rusak. Motor-motor anak muda itu juga masih bisa masuk. Portal di pojokan itu dirusak malahan," ungkapnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi dari pihak Dinas PUPR Tulungagung sebagai dinas yang bertanggung jawab untuk perawatan PINKA. Saat awak media mengonfirmasinya ke dinas itu, seluruh kabid dan sekretaris sedang keluar kota.
Pinggir Kali (Pinka) menjadi salah satu ikon Mabupaten Tulungagung sejak beberapa tahun terakhir ini. Lokasinya yang tak jauh dari wilayah perkotaaan, menjadikan lokasi ini diminati banyak pengunjung dari dalam maupun luar kota.
Tidak hanya ramai pada malam hari. Pinka yang membentang di 4 kelurahan tersebut juga ramai menjadi lokasi jogging pada pagi hari. Sayang kerusakan sejumlah fasilitas di lokasi tersebut tampak dibiarkan tanpa perbaikan.
