Pembuang Sampah di Sungai Bakal Kena Denda Jutaan

Reporter

Pipit Anggraeni

Editor

Yunan Helmy

18 - Jul - 2019, 02:29

Foto Istimewa


Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak main-main memerangi masalah sampah dibuang sembarangan ke sungai. Geram terhadap kebiasaan buruk itu, DLH) mulai merevisi besaran denda. Jika dulu denda yang diberikan Rp 100 ribu, maka saat ini menjadi Rp 2,5 juta.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi menyampaikan, besaran denda itu saat ini masih diusulkan dalam rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masih digodok. Perda yang dimaksud untuk direvisi adalah Perda Nomor 10 Tahun 2010.

"Ini untuk memberi efek jera bagi yang suka membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai," tandasnya kepada wartawan.

Diah menegaskan, kebiasaan membuang sampah sembarangan di sungai merupakan kebiasaan buruk yang harus segera ditinggal. Sebab, selain dapat menyebabkan air sungai tercemar, kotor, tidak sedap dipandang, sampah juga bisa membuat aliran air terhambat. Salah satu dampaknya adalah bencana banjir.

Dia pun mengimbau agar masyarakat meningkatkan kesadarannya untuk mencintai sungai dan lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pasalnya, dari hasil kerja petugas saat melakukan normalisasi di saluran air dan sungai, selama ini selalu ditemukan sampah di hampir semua titik.

"Jika ini terus menjadi kebiasaan, akan sangat buruk. Bagaimana nanti kondisi sungai kita," ucap Diah.

Perempuan berhijab itu juga menyampaikan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan. Harapannya, tidak ada lagi masyarakat yang membuang dampah sembarangan lagi. Secara berangsur, ditargetkan kebiasaan membuang sampah di sungai hilang dan membuat sungai kembali pada fungsinya.

"Keberadaan kader dan komunitas penuli lingkungan juga untuk menularkan cinta kepada sungai," pungkas Diah.

 


Topik

Lingkungan, malang berita-malang Pemerintah-Kota-Malang-melalui-Dinas-Lingkungan-Hidup Pembuang-Sampah-di-Sungai,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette