Peringati Hari Lahir Pancasila, Kota Blitar Gelar Tradisi Grebeg Pancasila

01 - Jun - 2019, 06:49

Kenduri Pancaila menutup rangkaian Grebeg Pancasila di Kota Blitar


Pemerintah Kota Blitar kembali gelar Tradisi Grebeg Pancasila dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2019. Seperti tahun-tahun sebelumnya tradisi ini diawali dengan Bedhol Pusaka dilanjut dengan upacara di Alun-alun Kota Blitar, Jumat (31/5/2019) malam.

Nampak ada keunikan dalam upacara tersebut. Seluruh peserta memakai busana ala Presiden Pertama RI Ir Soekarno (Bung Karno), terkecuali TNI dan Polri. Seperti tahun-tahun sebelumnya peserta upacara membawa panji-panji Garuda Pancasia dan gunungan hasil bumi sebagai perwujudan lima sila yang dikawal oleh pasukan 8-45.

“Grebek Pancasila dimaknai sebagai peringatan Hari Lahir Pancasila. Serta sebagai wujud syukur atas peran serta dan prestasi semua masyarakat yang ada di seluruh Blitar,” ungkap Plt Wali Kota Blitar, Santoso.

Santoso menambahkan, peringatan hari lahir Pancasila ini digelar sebagai bentuk dan upaya dari pemerintah merawat serta menjaga ideologi bangsa, yaitu Pancasila. Menurut dia, Pancasila sudah menjadi bagian hidup bagi seluruh warga negara Indonesia.

Tradisi ini sudah mengakar di Kota Blitar. Bahkan, sebelum Presiden Joko Widodo melalui Kepresnya menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, Kota Blitar telah melaksanakan upacara Grebeg Pancasila sebagai prosesi budaya selama belasan tahun.

“Setelah Presiden menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Kepres maka hari ini bertepatan dengan bulan puasa Upacara Grebeg Pancasila tetap kita laksanakan. Kita gelar sepanjang tidak berbenturan dengan aktivitas umat Islam melaksanakan Ibadah Salat Tarawih, sehingga upacara kita gelar sehabis Salat Tarawih,” tegasnya.

Acara ini nantinya juga akan dilanjutkan dengan dilaksanakan Kenduri bersama di MBK bersama masyarakat Kota Blitar sebagai bentuk rasa syukur karena Kota Blitar agar diberikan aman, sejahtera, damai,” kata Plt. Wali Kota Blitar.

Sementara itu Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto, menegaskan acara ini merupakan momentum bersejarah. Dimana Grebeg Pancasila sebagai acara untuk penghormatan kepada Pancasila sebagai lambang Negara.

“Pancasila juga telah terbukti dan teruji mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang berbeda-beda suku, budaya dan agama,” tandasnya.

Acara Grebeg Pancasila di Kota Blitar, Jumat (31/5/2019), diawali dengan Kirab Bedhol Pusaka, diarak dari Rumah Dinas Wali Kota Blitar menuju Kantor Wali Kota Blitar. 

Acara kemudian dilanjut dengan upacara peringatan hari kelahiran Pancasila dilanjutkan Kirab Gunungan Lima dari Alun-Alun Kota Blitar menuju Makam Bung Karno diiringi Pawai Lampion. Acara malam itu ditutup dengan Kenduri Pancasila di Makam Presiden pertama RI Bung Karno.(*)


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya, blitar berita-blitar Pemerintah-Kota-Blitar Tradisi-Grebeg-Pancasila Hari-Lahir-Pancasila Bedhol-Pusaka wujud-syukur-peran-serta-dan-prestasi-masyarakat Plt-Wali-Kota-Blitar Santoso,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette