Program Maya Juwita Antar Kota Blitar Sabet Penghargaan Pembangunan Daerah

Reporter

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy

10 - Apr - 2019, 12:30

Plt Wali Kota Santoso mewakili Kota Blitar menerima penghargaan pembangunan daerah yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.


Di tengah suasana memperingati hari jadinya, Kota Blitar memperoleh penghargaan membanggkan. Pemerintah Kota Blitar menerima Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2019 untuk kategori kota. 

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan diterima Plt Wali Kota Blitar Santoso pada acara Musrenbang RPJMD  Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Selasa (9/4/2019).

Beberapa indikator yang dijadikan acuan di antaranya pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, pelayanan publik dan keuangan, dan indeks pembangunan manusia. Penilaian penghargaan dilakukan secara berjenjang. Mulai dari review dokumen perencanaan daerah, presentasi pencapaian kinerja, dan Rencana Kinerja Pembangunan Daerah (RKPD). 

Tak cukup itu. Tim independen juga melakukan verifikasi lapangan.  Hasilnya, Kota Kediri, Kota Malang, dan Kota Blitar ditetapkan sebagai yang terbaik.

Plt Wali Kota Blitar Santoso menyatakan penilaian dilakukan dalam waktu yang lama. Semua daerah dinilai dan Santoso memberikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Kota Blitar. “Kuncinya adalah konsisten dengan dokumen perencanaan pembangunan. Termasuk menerapkan pembangunan yang berkelanjutan dengan melakukan inovasi,” ucap Santoso.

Pada pelaksanaan penilaian, Kota Blitar mengajukan program Masyarakat Berdaya Nenuju Kota Pariwisata (Maya Juwita) sebagai andalan. Menurut Santoso, program ini memang diharapkan dapat mengangkat potensi pariwisata berbasis masyarakat. 

“Semua daerah melakukan inovasi. Maka Kota Blitar juga perlu terus melakukan inovasi. Salah satunya adalah dengan melakukan program Maya Juwita ini,” kata Santoso.

Secara khusus Santoso memberikan apresiasi tinggi kepada Kampung Nirwana Boclent di Sukorejo yang menjadi nilai plus dalam penilaian ini. “Kami memberikan apresiasi atas partisipasi dan kreativitas masyarakat di Kampung Nirwana Boclent. Ada nilai partisipasi tinggi dari masyarakat untuk mendukung program pemerintah daerah,” ungkapnya. Selain itu, Kampung Belimbing Agrowisata Karangsari yang dijadikan lokus penilaian penghargaan ini juga dinilai baik oleh tim independen.   

Aspek inovasi memiliki nilai tinggi dalam penilaian penghargaan ini. Baik kelengkapan dokumen inovasi daerah maupun kedalaman inovasi daerah. Dokumen perencanaan daerah juga harus lengkap. Di antaranya tersedianya strategi dan arah kebijakan RKPD yang terkait visi dan misi daerah. Kemudian juga adanya konsistensi antara hasil evaluasi pelaksanaan RKPD dengan permasalahan isu strategis.

Tim independen juga menilai tersedianya kebijakan pembangunan daerah RKPD 2019 yang menerapkan konsep tematik dan holistik. Termasuk tersedianya indikator kinerjasasaran pembangunan daerah dan program prioritas daerah. Juga tersedianya dukungan program daerah RKPD terhadap arah kebijakan pengarusutamaan gender.

Secara khusus, Santoso menyoroti capaian indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Blitar yang dinilainya sudah baik dan perlu terus ditingkatkan. Menurut dia, capaian IPM yang juga menjadi indikator dalam penilaian ini perlu terus dipacu.

 “Kami bersyukur IPM Kota Blitar jauh di atas IPM rata-rata provinsi Jawa Timur. Hal-hal yang sudah baik harus kita pertahankan dan kita pacu peningkatannya,” pungkas Santoso.

 


Topik

Olahraga, berita-blitar Program-Maya-Juwita Kota-Blitar Sabet-Penghargaan-Pembangunan-Daerah Penghargaan-Pembangunan-Daerah,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette