203 Jamaah Haji Kota Probolinggo Disambut Tangis
Reporter
Agus Salam
Editor
Lazuardi Firdaus
26 - Sep - 2017, 03:34
Setelah sekitar 40 harian berada di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji, akhirnya 203 jamaah haji Kota Probolinggo tiba. Isak dan tangis bercampur bahagia pun pecah begitu jamaah haji turun dari bus yang membawanya dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Enam bus tersebut memasuki halaman makodim, Senin (25/9) sekitar pukul 05.10, lebih sedikit dari jadwal yang diperkirakan.
Dari sekian jamaah haji yang selamat sampai di tanah kelahirannya, ada beberapa jamaah yang konddisi kesehatannya fit 100 persen. Ada yang masih menggunakan kursi roda dan dipapah oleh keluarganya menuju kantor wali kota, tempat berkumpulnya jamaah. Bahkan, salah seorang jalmaah asal Kelurahan Ketapang bernama H Yatno, masih diurus petugas kesehatan. Setelah mendapat pertolongan, Yatno, kemudian diizinkan dibawa keluarganya. “Ya, masih sakit, mungkin kecapaian. Sejak pemberangkatan sudah sakit. Kami tidak tahu riwayat penyakitnya,” ujar Miskun
Miskun, Kasi Urusan haji pada Kemenag Kota Probolinggo, usai melepas jamaah untuk pulang ke rumah masing-masing mengatakan, ada 8 jamaah yang tiba tidak bersamaan dengan 203 jamaah tersebut. Ke 8 jamaah itu dijemput keluarganya di asrama haji Sukolilo dan sudah pulang ke rumah masing-masing. Hanya H Bambang Agus Suwignyo, yang belum pulang ke rumah dinasnya. Pria yang menjabat sekdakota itu, bermalam di Surabaya. “Pak Agus mungkin beuk (Hari ini datang). Beliau bermalam di rumah saudaranya di Suarabaya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Miskun menjelaskan, jamaah haji yang kembali ke Kota Probolinggo, jumlahnya tidak sema dengan jumlah pemberangkatan. Dari 207 jamaah calon, haji berkurang menjadi 203 jamaah haji. 4 jamaah meninggal saat menunaikan haji karena sakit. Diantaranya, Sumaryam, warga Kelurahan Jrebang Kulon, kecamatan Kedopok. Purnomo, warga Jalan Citarum, Kentangan, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan kanigaran.
Berikutnya, Zani Arsyad, Jalan Wachid Hasyim, Kelurahan Jati, Kecamatan mayangan jamah pria tertua dan Sutinah, jalan Kartini Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Dijelaskan, kedatangan jamaah haji di bandara Juanda Surabaya, Minggu (24/9) pukul 22.00, lebih cepat 45 menit dari jadwal. Menurut Jadwal, lanjut Miskun rombongan tiba di juanda harusnya pukul 22.45. “Ya, lebih maju dari jadwal. Perjalanannya lancar,” pungkasnya. (*)
