Sebelum Terlindas Kereta Api, Sulis Sempat Misscall Adiknya Tiga Kali

Reporter

Syamsul Arifin

Editor

Redaksi

01 - Jun - 2016, 06:55

Petugas medis RSUD Blambangan, Banyuwangi, sedang membersihkan jasad Sulis, ibu rumah tangga korban kecelakaan Kereta Api. (Syamsul Arif/BanyuwangiTIMES)


Insiden kecelakaan Kereta Api yang menewaskan seorang ibu rumah tangga di Banyuwangi, hingga kini masih menjadi misteri.

Terlebih korban, Sulis, warga Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi, keluar rumah diwaktu Subuh tanpa pamit kepada sang suami, hadi Suwanto, yang masih tertidur pulas.

Hingga akhirnya, ibu satu anak tersebut ditemukan terlindas Kereta Api Tawangalun, jurusan Malang – Banyuwangi, di rel perlintasan di Lingkungan Beran, Kelurahan Kebalenan. Dan yang paling menimbulkan tanda tanya besar adalah, sesaat sebelum tertabrak, korban sempat ‘Misscall’ kepada Herman, adiknya.

“Saya ditelepon nomor baru (tak dikenal) tiga kali, ketika saya angkat, dimatikan, lalu saya telepon balik, juga dimatikan. Saya baru tahu itu nomor kakak (korban), ya setelah kecelakaan terjadi, lha HP nya masih ditangan,” ucap Herman, adik korban mengisahkan, Rabu (1/6/2016).

Entah apa maksud korban dengan ‘Misscall’ si adik ini. Bisa jadi mendiang ingin menyampaikan pesan atau hendak berkunjung, karena rumah Herman, memang hanya berjarak puluhan meter dari lokasi kecelakaan.

Diberitakan sebelumnya, Sulis, seorang ibu rumah tangga, tewas terlindas Kereta Api Tawangalun, jurusan Malang – Banyuwangi, di rel perlintasan di Lingkungan Beran, Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi.

Akibat kejadian ini, kondisi jasad wanita asal Kelurahan Sumberejo, Banyuwangi, ini cukup mengenaskan. Kepalanya pecah hingga isi otaknya terburai.

Setelah dilakukan otopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan, Banyuwangi, jasad mendiang langsung dipulangkan ke kampung halaman untuk dikebumikan. (*)


Topik

Peristiwa, kecelakaan-Kereta-Api,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette