KH Idrus Ramli: Oknum Pengurus NU Ada yang Menyimpang dari Aswaja

Reporter

Alhafid Rahmana

Editor

Redaksi

04 - Aug - 2015, 01:31

Idrus Ramli, Dewan Pakar Aswaja Center PWNU Jawa Timur. Saat jumpa pers di Media Center Muktamar NU ke 33 di Kabupaten Jombang. Senin (3/8/2015). (Foto: Alhafid Rahmana/maduratimes)


JATIMTIMES, JOMBANG - Salah satu kandidat, Ketua Umum Tanfidziyah PBNU, pada Muktamar ke-33 di Kabupaten Jombang, KH Idrus Ramli, menilai adanya beberapa oknum pengurus NU, yang sudah melakukan penyimpangan ajaran NU yang sudah digariskan oleh pendiri NU, almarhum Hadraus Syeckh KH Hasyim Asy'ari.

Menurut kiai Idrus, banyak pihak yang sudah mengabaikan Qanun Asasi NU, serta jauh dari risalah Aswaja yang ditulis oleh KH Hasyim Asy'ari. "Statetem pengurus NU yang menyimpang itu banyak beredar di berbagai media dan tulisan, serta buku-buku yang disebarkan kepada warga nahdliyin sendiri," katanya.

Kiai Idrus mencontohkan, penyimpangan tersebut. Mislanya, Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) tidak hanya Asyairah maturidiyah, tetapi juga meliputi Syiah, Mu'tazilah dan Wahabiyah. Statemen tersebut merupakan penyerobotan dan NU tidak punya karakter ajaran seperti itu.

"Kita ketahui, bahwa kitab kiai Hasyim itu jelas silsilah keilmuannya dan tidak pernah menyebutkan bahwa Aswaja meliputi Syiah, Mu'tazilah dan Wahabi," tegas pengajar di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan itu, Senin (3/8/2015). 

Pengurus NU yang seperti itu katanya, tidak layak dijadikan panutan dan pimpinan dalam NU. "Sebab, dampaknya akan merusak aqidah dan ajaran NU sendiri, serta berpotensi menghancurkan NU dalam dalam," katanya. (*)


Topik

Profil, Muktamar-ke-33-Nahdlatul-Ulama, KH-Idrus-Ramli, Aswaja,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette