26/11/2022 Polemik Pengembalian Dana Beasiswa LPDP | Jatim TIMES

Polemik Pengembalian Dana Beasiswa LPDP

Aug 08, 2022 15:48
Logo LPDP
Logo LPDP

Polemik Pengembalian Dana Beasiswa LPDP

Baru-baru  ini maraknya kasus penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang tidak kembali ke Indonesia cukup menarik perhatian publik. Kasus ini bermula dari cuitan twitter oleh akun @VeritasArdentur yang membagikan tangkapan layar percakapan whatsapp tentang testimoni pemerima beasiswa LPDP. Adapun percakapan tersebut berisi tentang penerima beasiswa LPDP di UK yang enggan kembali ke Indonesia.

Tidak lama berselang, ramai diberitakan penerima beasiswa LPDP diminta untuk mengembalikan dana pendidikan bagi yang enggan pulang ke Indonesia setelah diberi peringatan. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto, bahwasanya penerima beasiswa LPDP yang tidak kembali dalam waktu 30 hari kalender setelah diberi peringatan, akan diberikan sanksi yang berat dan wajib mengembalikan dana yang diterima.

Pro Kontra Beasiswa LPDP

Baca Juga : Sponsor Platinum, Astra Financial Tawarkan Beragam Promo dan Hadiah Menarik di GIIAS 2022 Indonesia Convention Exhibition (ICE)

Tidak sedikit yang yang mengecam tindakan dari penerima beasiswa LPDP yang enggan pulang ke Indonesia dengan alasan yang dinilai klise. Alasan ini didasari oleh kewajiban penerima beasiswa LPDP yang seharusnya sudah paham bahwa setelah studi harus kembali ke Indonesia dan mengabdi untuk negara. Anggapan tersebut ada dikarenakan biaya untuk studi merupakan uang rakyat, sehingga sudah kewajibannya untuk mengabdi. Bahkan tidak sedikit yang menyinggung syarat dan kewajiban bagi penerima beasiswa LPDP yang padahal sudah diberi tahu sejak awal oleh pihak LPDP.

Menanggapi kecaman tersebut, penerima beasiswa LPDP pun memberikan alasan mengapa ada penerima yang tidak kembali ke Indonesia adalah kurangnya lapangan pekerjaan yang sesuai jurusan kuliah. Alih-alih pemerintah telah menyiapkan lapangan pekerjaan, tidak sedikit yang kecewa karena kembali ke Indonesia namun ilmu nya sia-sia karena tidak adanya lapangan pekerjaan, berbanding terbalik dengan lapangan pekerjaan di luar negeri.

Penerima Beasiswa LPDP Diminta Untuk Mengembalikan Dana Pendidikan

Sebetulnya, ini bukan kali pertama LPDP meminta alumninya mengembalikan dana pendidikan. Apabila kita mundur ke belakang, kasus fenomenal aktivis HAM Veronica Koman menjadi salah satu contohnya. Namun, pengembalian dana pendidikan oleh Veronica ini dikarenakan kasus yang menjeratnya dinilai bertentangan dengan pemerintah Indonesia dan dinilai melanggar etika sebagai penerima dana LPDP.  Namun, terlepas dari contoh tersebut, penerima dana LPDP yang diminta untuk mengembalikan dana memang bukan hal yang baru.

Menjadi sebuah tanya, mengapa penerima beasiswa LPDP enggan kembali ke tanah air padahal sudah paham dengan kewajiban yang harus dilaksanakan setelah lulus. Bukan tidak mungkin bahwa para penerima dana pendidikan tidak paham akan hal tersebut.

Baca Juga : SDM Dosen Unikama Kian Berkualitas, Satu Dosennya Berhasil Raih Gelar Doktor

Namun, sikap yang dilakukan oleh pihak LPDP memberikan ketegasan bahwasanya sikap penerima beasiswa LPDP yang merugikan Indonesia dapat diberikan sanksi bahkan diminta untuk mengembalikan dana pendidikan yang telah diterima.

Ada baiknya pihak LPDP mempertegas dan memperbaiki klausul Kontrak LPDP yang mungkin masih memiliki celah. Adanya oknum-oknum yang enggan kembali ke Indonesia ini merupakan bukti masih adanya celah untuk melakukan kecurangan atas kewajiban yang seharusnya dilakukan oleh penerima beasiswa. Kedepannya, pihak LPDP harus mengantisipasi dengan proses seleksi yang benar dan memperjelas tujuan pemberian dana LPDP adalah pengabdian kepada masyarakat. 

Oleh karena itu, pihak LPDP perlu memperjelas konsep pengabdian yang sesuai agar tidak memiliki penafsiran ganda terhadap pengabdian atau berseberangan dengan pemerintah yang nantinya akan dilakukan oleh alumni penerima beasiswa LPDP.

Topik
Beasiswa LPDP

Segala opini, saran, pernyataan, jasa, penawaran atau informasi lain yang ada pada isi/konten adalah tanggungjawab penulis bukan JatimTIMES.com.
Kami berhak menolak atau menyunting isi konten yang tidak sesuai dengan kode etik penulisan dan kaidah jurnalistik.
Kami juga berhak menghapus isi/konten karena berbagai alasan dan pertimbangan dan tidak bertanggungjawab atas kegagalan atau penundaan penghapusan materi tersebut.

Berita Lainnya