Pembangunan Infrasutruktur Sebagai Bukti Fasilitas dari Negara untuk Kota | Jatim TIMES

Pembangunan Infrasutruktur Sebagai Bukti Fasilitas dari Negara untuk Kota

Apr 09, 2022 20:15
Akademi Kepolisian RI
Akademi Kepolisian RI

JATIMTIMES - Pembangunan merupakan suatu proses perubahan yang telah direncanakan secara sistematis mengarah pada kondisi yang lebih baik.

Melihat pembangunan sebagai sesuatu yang direncanakan secara sistematis, menunjukkan bahwa melaksanakan pembangunan bukanlah hal yang mudah tetapi memerlukan berbagai paradigma, serta komunikasi pembangunan yang tepat. 

Baca Juga : Mei 2022, Proses Pembangunan Uji Kir di Kota Batu Diperkirakan Mulai Dijalankan 

 

Perlu dipahami, bahwa esensi dari pembangunan merupakan suatu proses. Jadi selama proses itu berlangsung, maka akan terjadi interaksi yang melibatkan beberapa elemen-elemen sistem sosial yang dapat memengaruhi bagaimana jalannya proses pembangunan tersebut. 

Maka pembangunan pada dasarnya melibatkan minimal tiga kompomen yaitu komunikator pembangunan (bisa aparat pemerintah), pesan pembangunan yang berisi ide atau program pembangunan pemerintah dan komunikan pembangunan yaitu masyarakat luas.

Beberapa kota di Indonesia sudah memiliki rencana pembangunan yang baik. Namun beberapa diantaranya belum cukup optimal dalam mengatasi masalah utama pembangunan juga pembangunan dibidang sumber daya air dan bidang cipta karya yang memiliki masalah, ribuan sampah plastik yang setiap hari cemari laut di sepanjang pantai. 

Pembangunan pada hakekatnya merupakan suatu proses perubahan dan pertumbuhan (growth and change) dari banyak peristiwa yang sangat kompleks dan kait-mengait, yang mencakup masalah-masalah: ekonomi, kelembagaan, dan transformasi sosial,
Pembangunan infrastruktur dalam sebuah sistem menjadi penopang kegiatan-kegiatan yang ada dalam suatu ruang. 

Infrastruktur merupakan wadah sekaligus katalisator dalam sebuah pembangunan. Ketersediaan infrastruktur meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber daya sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang menuju pada perkembangan ekonomi suatu kawasan atau wilayah. 

Oleh karenanya penting bagaimana sistem rekayasa dan manajemen infrastruktur dapat diarahkan untuk mendukung perkembangan ekonomi suatu kawasan wilayah. 

Sistem rekayasa dan manajemen infrastruktur berpengaruh terhadap sistem tata guna lahan yang pada akhirnya membangun suatu kegiatan.

Infrastruktur merujuk pada sistem fisik yang menyediakan transportasi, pengairan, drainase, bangunan-bangunan gedung dan fasilitas publik yang lain yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam lingkup sosial dan ekonomi. 

Baca Juga : DPUPRPKP Kota Malang Ungkap Dua Solusi Penanganan Bangunan di Sempadan Sungai 

 

Menciptakan lingkungan perkotaan yang nyaman dan membangun identitas dan citra di setiap Kota di Indonesia merupakan sebagai model ekowisata dunia secara kasat mata masih jauh dari yang diharapkan, jangankan mengembangkan kawasan wisata, wilayah-wilayah penting dalam kota yang seharusnya diperbaiki dan ditingkatkan fungsi dan kualitas infrastrukturnya belum juga terlihat memenuhi ekspetasi kita. 

Komunikasi sangat diperlukan untuk dapat mencapai setiap program-program atau rencana pembangunan pemerintah, karena komunikasi dapat dikatakan sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan setiap rencana atau program pemerintah agar mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat dalam melaksanakan rencana atau program-program pembangunan karena itu pemerintah dalam melancarkan komunikasi perlu memperhatikan komunikasi pembangunan agar dapat digunakan untuk menyampaikan pesan sehingga efek yang diharapkan itu sesuai dengan harapan. 

Melihat banyaknya masalah-masalah infrastruktur maka perlu adanya penanganan pemerintah yang menangani hal itu. Pemerintah atau lembaga sebagai komunikator pembangunan yang memiliki peran penting dalam kaitannya dengan keberhasilan pembangunan yang harus lebih memperhatikan masalah infrastruktur kota adalah Dinas Pekerjaan Umum yang saat ini memiliki andil atau peran dalam penataan atau perbaikan infrastruktur pembangunan kota. 

Karena itu pemerintah secara khusus Dinas Pekerjaan Umum yang melaksanakan pembangunan infrastruktur harus dapat memiliki perecanaan dan program-program yang matang dan terarah sehingga komunikasi dapat dilaksanakan secara sistematis.

Komunikasi pembangunan yang akan dilaksanakan oleh aparat pemerintah atau Dinas Pekerjaan Umum harus dapat membuat masyarakat memahami atau menerima gagasan, ide-ide, atau program-program pemerintah sehingga, komunikasi yang dijalankan menjadi efektif dan setiap program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

Penulis :
Brigadir Taruna Akbar Rafsanjani, Taruna Akademi Kepolisian Den 53/Arkana Satriadharma

Topik
pembangunan infrastruktur Taruna Akademi Kepolisian

Segala opini, saran, pernyataan, jasa, penawaran atau informasi lain yang ada pada isi/konten adalah tanggungjawab penulis bukan JatimTIMES.com.
Kami berhak menolak atau menyunting isi konten yang tidak sesuai dengan kode etik penulisan dan kaidah jurnalistik.
Kami juga berhak menghapus isi/konten karena berbagai alasan dan pertimbangan dan tidak bertanggungjawab atas kegagalan atau penundaan penghapusan materi tersebut.

Berita Lainnya