AHY Lebih dari Sekadar Mayor Biasa | Jatim TIMES

AHY Lebih dari Sekadar Mayor Biasa

Feb 04, 2021 11:52
M. Bahrul Marzuki. Penulis adalah wartawan JatimTIMES di Surabaya
M. Bahrul Marzuki. Penulis adalah wartawan JatimTIMES di Surabaya

Usiannya masih muda, 42 tahun. Meski demikian, Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY sudah menjadi pimpinan Partai Demokrat.

Dia merupakan sosok termuda, dibanding pimpinan partai lainnya. Seperti Megawati Soekarnoputri di PDIP, Prabowo Subianto di Gerindra, Airlangga Hartanto di Golkar, Muhaimin Iskandar di PKB, Surya Paloh di Nasdem, dan Ahmad Syaikhu di PKS.

AHY sendiri memang masih baru di dunia politik. Karirnya dimulai semenjak 2016, usai menyatakan pensiun dini dari kesatuannya, TNI AD. Terakhir dia berpangkat mayor atau setara dengan perwira menengah. 

Meski baru di dunia politik, karirnya moncer di partai berlambang Mercy tersebut. Tepatnya pada tahun 2020 dia menjadi ketua umum Demokrat menggantikan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

AHY terpilih secara aklamasi dalam Kongres V Partai Demokrat yang digelar di Jakarta. Di tingkat DPD dan DPC, AHY mendapatkan dukungan hingga 90 persen lebih suara.

Mulusnya AHY menjadi ketua umum tersebut boleh dikatakan karena ada peranan ayahnya, SBY, di balik semua itu. SBY berhasil meneruskan dinasti politiknya, dengan mewariskan pucuk pimpinan partai ke anak kandungnya. Sesuatu yang belum tentu bisa dilakukan pimpinan partai lain, yang selama ini tak identik dengan kolektif-kolegial.

Meski demikian, AHY tampaknya tidak bisa tenang-tenang saja saat ini. Saat ini muncul isu adanya kudeta partai yang dilakukan oleh orang luar. Dan yang paling santer hendak melakukan itu adalah mantan Panglima TNI Moeldoko yang juga bisa dibilang kepanjangan tangan dari Istana Negara karena saat ini menjabat sebagai kepala staff Presiden Indonesia.

Dari sinilah saya memandang jika ternyata AHY bukan hanya sekadar pensiunan mayor biasa saja. Buktinya, ada mantan jenderal bintang empat yang ternyata mengincar posisinya.

Selain itu, yang perlu dicata,  Partai Demokrat memiliki 54 kursi di DPR RI atau setara 7,7 persen yang memiliki kekuatan untuk menentukan segala kebijakan Pemerintah Republik Indonesia lewat kursi legislatif.

Di Senayan, AHY memiliki kepanjangan tangan melalui Ketua Fraksi Demokrat  Edhie Baskoro Yudhoyono yang juga notabene merupakan adik kandung AHY.

Dengan 54 kursi di DPR, tentu Fraksi Demokrat tidak bisa dipandang sebelah mata begitu saja. Demokrat termasuk 6 besar partai yang menguasai Senayan.

Sebab itu, dapat disimpulkan AHY kini bukanlah sekadar pensiunan mayor biasa. Dia bahkan bisa dikatakan sudah setara dengan perwira tinggi atau setingkat jenderal. Padahal, jenderal sekalipun belum tentu memiliki power di Senayan.

---------------------------

M. Bahrul Marzuki, wartawan JatimTIMES di Surabaya

 

Topik
Partai Demokrat

Segala opini, saran, pernyataan, jasa, penawaran atau informasi lain yang ada pada isi/konten adalah tanggungjawab penulis bukan JatimTIMES.com.
Kami berhak menolak atau menyunting isi konten yang tidak sesuai dengan kode etik penulisan dan kaidah jurnalistik.
Kami juga berhak menghapus isi/konten karena berbagai alasan dan pertimbangan dan tidak bertanggungjawab atas kegagalan atau penundaan penghapusan materi tersebut.

Berita Lainnya