Penemuan kembali api juang Generasi Penerus Penyambung Lidah Rakyat
Penemuan kembali api juang Generasi Penerus Penyambung Lidah Rakyat

15 tahun sudah, derap langkah perjuangan Generasi Penerus Penyambung Lidah Rakyat (Genep Dara) berkiprah di tengah-tengah masyarakat.

Selama 15 tahun ini tak sedikit perjuangan kita membesarkan organisasi ini. Bahkan penuh luka, duka senang dan bahagia. Hal itu semua kita alami bersama tapi ingatlah perjuangan belum selesai....!! 

Hari ini hari membahagiakan untuk kita semua. Semua para kader memperingati Hari Jadi Generasi Penerus Penyambung Lidah Rakyat. Genep Dara dilahirkan pada tanggal 4 Juli 2005 di Jakarta. Saya sampaikan kepada saudara-saudara untuk menghayati makna pesan sebagai Generasi Penerus Penyambung Lidah Rakyat.

Mengingat masih banyak tugas kita belum terselesaikan. Kelahiran Genep Dara 4 Juli itu ada korelasi berdirinya Partai Nasional Indonesia (PNI), yaitu 4 Juli 1927. Perjuangan Genep Dara selama ini (walaupun Ormas) akan menuntaskan misi PNI yang belum selesai. 

Oleh karena itu singsingkan lengan dengan semboyan Pantarae dan Vivere Pericoloso. Semangat tak kenal untuk mundur, harus terus maju dan maju. Karena Revolusi kita sampai hari ini belum selesai. 

Saya menggelorakan kembali semangat membangun, menghimpun dan menggerakkan massa, lalu secara simultan mengoreksi diri kita. Kemudian kita bergerak bersama-sama kembali. Bagi belum menuntaskan agenda juang kita yaitu machvorming diharapkan segera menyelesaikan, yaitu membangun daerah kita. 

Maka tetap pelihara persatuan Indonesia, tetap musyawarah mufakat, tetap saling menghargai demi terwujudnya perikemanusiaan demi kesejahteraan bersama adil dan beradab. Mengingat waktu terus bergulir tak terasa fajar menyingsing, lalu siang dan sore hari kemudian malam. Apa akan kita lakukan jika tiada pengabdian pada masyarakat sebagai Generasi Penerus perjuangan sang Putra Fajar. 

Ingat saudara-saudara, kita tidak boleh santai atau tenang, tenang dan tenang tapi ayo terus membangun. Karena kita akan ditunggu oleh para pendahulu kita berbuat dan berbakti dengan ilmu, mengamalkan amal dan mengerakkan kita punya revolusioner demi Amaliah umat. 

Dalam Pidato Bung Karno menyampaikan "Maka, Saudara-saudara, benar pula ucapan seorang pemimpin yang berkata idea have lage. Idea have lage, ide mempunyai kaki. Ide mempunyai kaki. Orangnya dimasukkan bui di dalam penjara, diikat, dikerangkeng, dirantai, tetapi dia punya ide berjalan terus. Idea have lage. Idea brake prisson wall. Nah, Saudara-saudara, karena itu maka aku anjurkan engkau membaca banyak, supaya semangat. Tapi semangat saja di dalam pembinaan sosialisme juga tidaklah cukup. Pengetahuan, bolak-baliknya itu. Pengetahuan membangunkan semangat. Semangat harus didasarkan atas pengetahuan. Pembinaan sosialisme harus dijalankan dengan semangat dan dengan pengetahuan. Karena itu di dalam pembinaan sosialisme diperlukan lebih daripada pembinaan lain-lain, kader, kader, kader." Pesan Bung Karno Kepada GMNI berjudul, “Revolusi adalah Menjebol dan Membangun” (3 Desember 1966 setelah terjadi peristiwa G 30 S PKI).

Saudaraku kita mesti bangun diri, bangun semangat kita agar semakin tajam dan tajam jangan loyo atau bersantai santai dan mengatakan musuh masih jauh. Harusnya kita membangun diri lihat mana yang kurang dan kita harus lengkapi sekarang juga..!! 

Tidak nanti, tidak esok dan tidak lusa tapi bangun badan kita sekarang, sekarang dan sekarang.....!!! Karena hari ini hari penemuan jembali api juang Generasi Penerus Penyambung Lidah Rakyat. 

Dirgahayu Generasi Penerus Penyambung Lidah Rakyat ke-15 tahun. Terima Kasih Marhaen Berjuang...!! Marhaen Menang....!! Marhaen Jaya....!!! 

Bung AndiWijaya Komandan Satgas Nasional DPP GD.