Ronal Surya Aditya, S.Kep, Ns, M.Kep Dosen STIKes Kepanjen Malang
Ronal Surya Aditya, S.Kep, Ns, M.Kep Dosen STIKes Kepanjen Malang

Banyak orang ingin menawarkan bantuan mereka selama Covid-19. Hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk membantu saat ini adalah tetap di rumah, tetap aman, dan ikuti semua pedoman Pemerintah. 

Baca Juga : Tetap Produktif Ketika Di Rumah 

Tetapi itu tidak berarti bahwa Anda tidak dapat membantu sama sekali  ada banyak cara untuk menjadi sukarelawan dari rumah. Itulah sebabnya penulis meluncurkan kampanye baru #volunteerfromhome untuk membantu sukarelawan menemukan peluang yang bisa mereka lakukan dari rumah dan untuk mendukung organisasi agar melibatkan relawan mereka secara virtual.

Menjadi sukarelawan dari rumah bukan hal baru, tetapi sejak darurat Covid-19 dimulai, Pemerintah dan banyak organisasi swasta yang memikirkan bagaimana mereka dapat melibatkan sukarelawan dari rumah. Kami telah menguraikan beberapa cara berbeda yang dapat Anda bantu dari rumah.

Sukarelawan mikro 


Sukarelawan mikro adalah skala kecil, sesuai permintaan, tidak ada tindakan komitmen yang mengikat dan bisa dilakukan oleh semua orang. Ini cepat dan mudah, peluang relawan mikro mungkin membutuhkan waktu kurang dari dua menit untuk selesai! 

Contoh dari peluang mikro-sukarelawan adalah Perpustakaan Nasional Irlandia yang menggunakan The Commons on Flickr untuk mengunggah ratusan foto, cetakan, dan manuskrip mereka. Masyarakat kemudian diundang secara online untuk membantu menentukan tanggal dan memberikan informasi tentang gambar-gambar, membantu menambah arsip Perpustakaan Nasional.

Contoh hebat lainnya yang terjadi sebelum covid-19 adalah Penguin Watch yang mengajak orang menghitung penguin di daerah terpencil untuk membantu para ilmuwan memahami kehidupan dan lingkungan mereka.

Contoh tindakan yang bisa diaplikasikan di Indonesia adalah melakukan penyebaran bantuan donasi, berita dan informasi yang terbaru di grup media sosial mereka. Yang lebih penting adalah informasi dan berita yang diberikan bukan Hoax

Sukarelawan Virtual

Sukarelawan virtual adalah relawan yang fokus bidang garapnya secara virtual melalui internet. Ini biasanya lebih mirip dengan peran sukarelawan yang memiliki kemampuan spesifikasi dan pengikut yang banyak di media sosialnya daripada pekerja mikro yang bisa dilakukan oleh semua orang. 

Sukarelawan ini memerlukan komitmen waktu yang lebih lama atau pelatihan khusus dan followers yang banyak. Contoh peran relawan virtual adalah desain grafis, media sosial (selebgram, youtuber, facebooker, dan poodcaster), dukungan situs web (Bloger), dan dukungan Email. 

Baca Juga : Corona Merajut Fitrah Manusia yang Sobek

 

Mereka juga bisa bekerja sama dengan tenaga profesional seperti tenaga medis dan Psikolog untuk mengatasi permasalahan mereka tanpa harus bertemu. 

Contoh dari peran sukarelawan virtual saat ini adalah dengan selebgram, youtuber, facebooker, dan poodcaster mengajak para pengikut/followers untuk mendukung program pemerintah. 

Contoh lain dari peran sukarelawan virtual adalah para desain grafis mengemas aturan dan informasi dari pemerintah menjadi lebih menarik. 

Contoh lain adalah membuat website atau aplikasi tentang penanganan stres selama isolasi atau konsultasi gejala melalui virtual.

Sukarelawanan Fisik

Ya, bahkan ada beberapa peluang relawan fisik yang bisa dilakukan di rumah. 

Misalnya, mendorong orang untuk menggunakan keterampilan merajut mereka dengan baik ketika mereka di rumah dan merajut barang-barang khusus seperti tas, boneka, Kotak Sepatu Natal mereka, menghias telur paska.
 

Contoh lain dari peran relawan fisik ini adalah membuat APD (Alat Pelindung Diri) secara mandiri di rumah untuk keluarga atau bahkan untuk tenaga kesehatan. Tetapi hal ini perlu dukungan dari pemerintah terkait bahan dan ketrampilan masing-masing individu
Contoh lain dari para relawan fisik adalah membuat alat desinfektan mandiri.

*Penulis mohon ijin memberikan puisi : 
Rumah Ku Benteng Ku
Melihat senja di sela-sela ventilasi
Seakan matahari tak mau menampakkan diri
Dari Rumah yang menjadi perlindungan diri
Rumah bagai kotak yang membatasi diri
Tapi bukan membatasi imajinasi
Kami ingin bermanfaat meskipun hina seperti ini
Kami disini bukan hanya adaptasi
Dari benda hina berukuran mikromili
Lawan kami adalah nafsu diri yang menjelma halusinasi
Fatamorgana di luar rumah membuat bergejolak tiada henti
Detak jantung tak lelah meski kami sering lupa diri
Kehangatan Pencipta diajarkan dari Mentari pagi
Dia akan selalu ada dan dekat melebihi urat nadi
Meskipun kodisi dunia yang porak poranda seperti ini
Dunia hanya sepetak rumah ini
Juara sejati hari ini adalah manusia yang mampu melawan halusinasinya seindiri

----

Ronal Surya Aditya, S.Kep, Ns, M.Kep 

Dosen STIKes Kepanjen Malang