Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Wujudkan Kemandirian Daerah, Pemkot Malang Jalin MoU dengan Pemkab Tabanan

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

20 - May - 2023, 18:13

Placeholder
Wali Kota Malang Sutiaji dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya usai penandatanganan MoU.(Foto: Humas Pemkot Malang).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menjalin kerja sama pengembangan potensi daerah dan pelayanan publik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU sebagai penutup dalam kunjungan serangkaian Pemkot Malang ke daerah di Pulau Dewata belum lama ini.

Wali Kota Malang Sutiaji dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadir bersama dalam rangkaian kegiatan penandatanganan MoU yang bertempat di Kantor Bupati Tabanan, Jumat (19/5/2023). Kerja sama tersebut dilakukan antara perusahaan umum daerah (Perumda) Tugu Aneka Usaha Kota Malang serta Perumda Dharma Santhika Kabupaten Tabanan. 

Kedua perumda tersebut mempunyai core bussines sama, sehingga diproyeksikan dapat bersinergi dalam memenuhi kebutuhan masing-masing daerah. Yang bertujuan, terjaganya tingkat inflasi atau kestabilan perekonomian dan ketahanan pangan yang terus memberikan ruang bagi daerah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Kerja sama ini adalah bentuk keterbukaan, khususnya antara Pemkot Malang dengan Pemkab Tabanan. Tentunya masyarakat yang akan menerima manfaatnya. Di sinilah sekali lagi peran negara hadir, seperti yang sering saya sampaikan, memberikan kemudahan, benefit bagi masyarakat. Intinya menciptakan simbiosis mutualisme baik bagi pemerintah daerahnya, bagi stakeholdernya, bagi pelaku usahanya, serta bagi masyarakat nya," ujar Wali Kota Malang, Sutiaji. 

Sutiaji mengatakan, permasalahan tidak hanya datang dari hulu, tetapi juga dari hilir. Dirinya mencontohkan pada kebutuhan kedelai Kota Malang yang mencapai 4 ton per harinya, yang sebagian besar didapatkan dari hasil impor. 

Di sisi lain, sebagai daerah urban, Kota Malang sangat kekurangan lahan. Sehingga menurutnya, hal itulah yang perlu dikerjasamakan melalui sharing product atau sharing knowledge.

Begitu juga sebaliknya, apa yang menjadi kekurangan dari wilayah Tabanan dapat diperoleh dari Kota Malang.  Menurutnya Kota Malang diuntungkan dengan kolaborasi hexahelix, terlebih Kota Malang memiliki banyak perguruan tinggi yang menjadi kelebihan tersendiri, 

"Produksinya kita kuatkan, produsen nya kita kuatkan, maka harus ada teknologi, teknologi tanam, pengolahan dan yang penting pasca panen. Kelebihan Kota Malang dengan kolaborasi hexahelix nya, apalagi kita punya banyak perguruan tinggi, tentu kita punya co storage, kita punya teknologi, sharing knowledge ini yang kita tekankan," terang Sutiaji.

Dirinya memetakan, setidaknya ada dua hal yang saat ini dapat dikerjasamakan melalui MoU tersebut. Yaitu berkaitan dengan kedelai dan ayam. Namun demikian, menurutnya tidak menutup kemungkinan hal itu dapat berkembang dengan disesuaikan kebutuhan lain. 

"Yang pertama kedelai, nanti kita akan suplai teknologinya dan varietasnya. Kita sudah punya varietas Anjasmoro yang sudah diuji," imbuh Sutiaji. 

Dirinya memprediksi, hasil kedelai di Tabanan bisa mencapai lebih dari 2 ton. Sementara untuk ayam, menurutnya juga menjadi salah satu pemicu pergerakan inflasi. Apalagi, Pemkab Tabanan juga telah menjalin kerjasama dengan PHRI Tabanan. 

"Sementara (masih) itu, tetapi tidak menutup kemungkinan kerjasama-kerjasama yang lain yang goal nya menciptakan kemandirian dan stabilitas harga," jelas Sutiaji.

Dalam kesempatan yang sama, pihak Perumda Tugu Tunas juga mengirimkan sekitar 1,7 ton daging ayam ke Perumda Dharma Santhika Tabanan, sekaligus sebagai awal dimulainya kerjasama antar 2 perumda itu.


Topik

Pemerintahan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri