JATIMTIMES - Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek I yang membawa penumpang dari Stasiun Pasarturi, Surabaya menuju Jakarta mengalami anjlok di kawasan Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat (Jabar) pada Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.
Peristiwa ini sontak viral di media sosial setelah sejumlah video memperlihatkan beberapa gerbong kereta keluar dari rel. Salah satu video yang diunggah akun X @Izzadin_Sabani memperlihatkan kondisi gerbong yang anjlok di jalur kereta tersebut.
Baca Juga : BMKG Maritim Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Jatim, Ini Wilayahnya
Kronologi dan Tanggapan PT KAI
EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden ini menyebabkan gangguan pada jalur hulu dan hilir di sekitar Stasiun Pegadenbaru.
“Setelah menerima laporan, tim KAI langsung melakukan langkah-langkah perbaikan untuk memastikan kelancaran perjalanan kereta api lainnya. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Raden Agus dalam keterangan resminya.
Sementara itu, VP Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar 8 jam. “KAI akan melakukan rekayasa pola operasi agar perjalanan kereta lainnya tetap terlayani,” ujarnya dikutip dari CNN Indonesia.
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Tidak ada korban jiwa. Tim saat ini menuju lokasi untuk memastikan kondisi lapangan,” ungkapnya.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyebutkan lima gerbong kereta mengalami anjlok. Kondisi ini membuat jalur hulu dan hilir di lokasi kejadian ditutup sementara.
“Info sementara, lima gerbong kereta anjlok dan jalur hulu-hilir tutup,” jelasnya.
Peristiwa anjloknya KA Argo Bromo Anggrek berdampak pada sejumlah perjalanan kereta api yang melintas di jalur timur dan barat. Untuk jalur timur ke barat sebagai berikut:
• KA 61 (Manahan) – posisi Stasiun Cipunegara
• KA 123 (Cakrabuana) – posisi Stasiun BDW
• KA 89 (Gaya Baru Malam Selatan) – posisi Stasiun CN
• KA 161 (Bangunkarta) – posisi Stasiun Sindanglaut
• KA 27 (Argo Merbabu) – posisi Stasiun TGN
• KA 203 (Tegal Bahari) – posisi Stasiun Tegal
• KA 5 (Argo Semeru) – posisi Stasiun Larangan
• KA 2529 (Kalmas) – posisi jalur IV Stasiun Cipunegara
• KA 2523 (Massao Cargo) – posisi jalur III Stasiun Cilegeh
Baca Juga : Selang Gas Bocor Bakar Rumah Berisi Mobil hingga Motor: Pemilik Alami Luka Bakar, Kerugian Rp 400 Juta
Sedangkan untuk kereta dari barat ke timur yang terdampak adalah:
• KA 152 (Brantas) – posisi Stasiun Pegadenbaru
• KA 254 (Kertajaya) – posisi Stasiun Pasirbungur
• KA 2524 (Massao Cargo) – posisi Stasiun Cikaum.
Hingga berita ini diturunkan, petugas KAI bersama pihak terkait masih melakukan proses evakuasi dan perbaikan jalur. PT KAI juga mengimbau calon penumpang untuk memantau informasi resmi terkait jadwal perjalanan kereta api yang berpotensi mengalami keterlambatan atau perubahan rute.