JATIMTIMES - Satu emas didapatkan oleh Pertina Kota Malang pada Porprov Jatim IX 2025. Yakni melalui Pratu Muhammad Erlang Samudera yang juga Prajurit Satu Kompi Kavaleri 8 Kelas Trisakti Divif 2 Kostrad.
Erlang berhasil menyabet medali emas dalam kelas nomor 63,5 kilogram elite putra setelah mengalahkan atlet asal Kota Batu. Erlang yang merupakan pria kelahiran tahun 2002 tidak menyangka bisa meraih emas di kelas yang diikuti banyak petinju senior. Namun, ia meyakini kunci keberhasilannya adalah keunggulan dalam fisik dan mental bertanding.
Baca Juga : Nila Sumberporong: Pemkab Malang Janji 4 Ton Pakan, Ini Syaratnya
“Target emas memang saya pasang, tapi jujur saja, di final saya nggak nyangka bisa sampai sejauh ini. Banyak lawan saya itu senior, jam terbangnya tinggi. Tapi secara fisik dan mental, saya lebih siap,” kata Erlang.
Persiapan menuju Porprov dilakoni secara serius dan konsisten. Latihan fisik digelar setiap pagi mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Menu latihannya antara lain lari selama 30 menit di medan tanah, dilanjutkan dengan latihan kekuatan seperti sprint, tarik dan banting ban truk, serta latihan power di sasana.
“Latihan sprint itu ditingkatkan setiap minggunya. Mulai dari 10 kali, naik jadi 15, lalu 20, hingga terakhir 25 kali sprint per sesi,” beber Erlang.
Ketertarikan Erlang terhadap tinju bermula dari dorongan orang tuanya sejak duduk di bangku SMP. Saat itu, Erlang hanya menuruti arahan untuk ikut kegiatan olahraga agar tidak terlalu banyak waktu kosong.
“Awalnya saya nggak minat, tapi lama-lama dinikmati dan akhirnya serius,” ungkap Erlang.
Berkat doa dan dorongan orang tua, Erlang pada akhirnya serius menggeluti olahraga yang mengandalkan tangan sebagai alat untuk menaklukkan lawannya. “Ya akhirnya menikmati, bisa berkembang sampai saat ini,” tambahnya.
Erlang juga telah mengikuti berbagai kejuaraan, termasuk Piala Panglima TNI di Ambon dan Piala Pangdiv, di mana ia berhasil meraih peringkat tiga. Dan ajang Porprov IX Jatim ini menjadi puncak pencapaiannya, dengan hasil tertinggi berupa medali emas.
Bagi Erlang, tinju merupakan cabang olahraga yang relatif aman karena tekniknya fokus pada pukulan. Karena menurutnya jika merujuk pada olahraga lain, ia menyebut masih ada tendangan atau bantingan.
“Kita hanya incar satu titik, di wajah atau badan, dan kepala masih terlindungi,” ungkap Erlang.