free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Internasional

Perkembangan Perang Timur Tengah 2026: AS dan Iran Disebut Hampir Capai Kesepakatan Damai

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

24 - May - 2026, 18:41

Loading Placeholder
Konflik Iran vs Amerika Serikat yang terus berlanjut. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Perang di Timur Tengah yang sudah berlangsung berbulan-bulan belum juga menemukan titik terang. Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel itu bahkan sempat memicu kekhawatiran dunia terhadap meluasnya perang kawasan hingga mengguncang pasar energi global.

Namun di tengah situasi yang masih memanas, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa negosiasi damai antara AS dan Iran kini hampir rampung. Trump menyebut sejumlah poin penting dalam perundingan telah disepakati, termasuk rencana pembukaan kembali Selat Hormuz yang sebelumnya sempat diblokade Iran.

Baca Juga : 11 Cara Alami Mengusir Ular dari Rumah, Ada Kemangi hingga Cuka

Melalui unggahan di Truth Social pada Sabtu (23/5/2026), Trump mengatakan proses negosiasi kini tinggal memasuki tahap finalisasi bersama Iran dan sejumlah negara lain yang ikut terlibat dalam pembicaraan. “Kesepakatan sebagian besar telah dinegosiasikan, tinggal finalisasi antara Amerika Serikat, Republik Islam Iran, dan sejumlah negara lainnya,” tulis Trump.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa Selat Hormuz nantinya akan kembali dibuka. Jalur laut tersebut menjadi salah satu titik paling vital bagi perdagangan minyak dunia sehingga penutupannya sempat membuat harga energi global bergejolak.

Meski begitu, klaim Trump langsung mendapat tanggapan berbeda dari Iran. Kantor berita Fars melaporkan bahwa pengelolaan Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali Teheran. Pemerintah Iran juga menilai pernyataan Trump terkait pelayaran di kawasan itu tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan bahwa posisi Iran dan AS memang mulai menemukan titik temu dalam sepekan terakhir. Namun, ia menegaskan hal tersebut belum menjamin kesepakatan final akan segera tercapai.

Baqaei juga menuding Amerika Serikat masih mengeluarkan pernyataan yang saling bertentangan selama proses negosiasi berlangsung.

Di sisi lain, Trump mengungkapkan dirinya juga telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Sabtu (23/5/2026).

Trump menyebut pembicaraan tersebut berlangsung baik, meski belum membeberkan detail isi percakapan. Ia hanya menegaskan bahwa kesepakatan apa pun nantinya harus mampu mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Sementara itu, para pejabat Iran masih menunjukkan sikap hati-hati terhadap negosiasi dengan Washington. Teheran menilai hubungan kedua negara masih dipenuhi ketidakpercayaan setelah AS disebut tetap melakukan tekanan militer dan blokade ekonomi di tengah jalannya perundingan.

Baca Juga : 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Akhirnya Tiba di Indonesia usai Ditangkap Israel

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, turut mengungkapkan bahwa dirinya menerima panggilan telepon dari Trump terkait perkembangan perdamaian Timur Tengah.

Pakistan diketahui ikut berperan sebagai mediator dalam pembicaraan antara AS dan Iran. Sharif bahkan menyampaikan harapan agar negaranya dapat menjadi tuan rumah untuk putaran negosiasi berikutnya.

“Kami berharap dapat menjadi tuan rumah putaran pembicaraan berikutnya segera,” tulis Sharif melalui media sosial X.

Sebagai informasi, konflik besar di Timur Tengah kembali pecah setelah AS dan Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel serta sejumlah pangkalan sekutu AS di kawasan Teluk. Situasi tersebut membuat ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam dan memicu kekhawatiran dunia terhadap potensi perang yang lebih luas.

Gencatan senjata akhirnya tercapai pada awal April 2026. Sejak saat itu, Washington dan Teheran terus melakukan pembicaraan untuk membahas kemungkinan kesepakatan damai jangka panjang.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Internasional

Artikel terkait di Internasional

--- Iklan Sponsor ---