Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Dikenal Memiliki Budaya Toleransi yang Tinggi, FKUB Mojokerto Kunjungi Kota Madiun

Penulis : Muhammad Nasir - Editor : A Yahya

11 - Jun - 2024, 12:56

Placeholder
FKUB kota mojokerto saat studi tiru di kota Madiun hari ini

JATIMTIMES - Kota Madiun tidak hanya dikenal dengan kemajuan bidang pembangunannya saja, melainkan juga dikenal sebagai kota dengan toleransi yang tinggi. Selain sudah menjadi kultur masyarakatnya, toleransi yang awet terjalin ini tak terlepas dari peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

Tak heran, jika kemudian FKUB daerah lain datang untuk berkunjung ke Kota Madiun. Kunjungan kerja kali ini datang dari FKUB Kota Mojokerto. Kehadiran rombongan disambut Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto di rumah dinas Wali Kota Madiun, Senin (10/6).

Baca Juga : Arif Kurniawan Berangkat ke Jakarta, Siap Ikut Ujian UKK di DPP PKB untuk Maju Pilkada Blitar

 

Toleransi Kota Madiun memang tak perlu diragukan lagi. Sudah terjalin sejak dulu kala. Hal itu terbukti dari masih berdirinya tempat-tempat ibadah berbagai agama di Kota Madiun hingga saat ini. Yakni, masjid kuno Kuncen dan Taman, Gereja Katolik Santo Cornelius, dan Klenteng Hwie Ing Kong. Ketiganya sudah ada sejak ratusan tahun silam. 

Hal itu membuktikan jika masyarakat Kota Madiun bisa hidup rukun berdampingan meski berbeda-beda agama maupun keyakinan sejak dahulu kala. ‘’Tentu saja kami senang ya dapat kunjungan kerja dari daerah lain dalam hal ini ada FKUB dari Kota Mojokerto. Silahkan kesempatan ini untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tidak hanya mereka yang belajar, tetapi kita juga belajar dari mereka,’’ kata Pj Wali Kota Eddy Supriyanto. 

Berbagai pembahasan mengemuka. Salah satunya, terkait peran pemerintah dalam memberikan tempat ibadah untuk masyarakat. Seperti diketahui, masih ada sejumlah agama yang belum memiliki tempat ibadah. Tak terkecuali di Kota Madiun. Seperti tempat ibadah Hindu dan Budha. Di Kota Madiun belum ada pura maupun vihara. Namun, hal itu bukan tanpa pembahasan. Pemerintah Kota Madiun sejatinya sudah menganggarkan hingga Rp 4 miliar untuk pembangunan Pura. Saat ini tinggal mencari lokasi yang tepat. ‘’Pada prinsipnya pemerintah tentu akan mengupayakan, tetapi memang perlu proses dan saat ini proses terus berjalan,’’ jelasnya.


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Nasir

Editor

A Yahya