Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Wisata

Begini Mantan Bupati Banyuwangi Ratna Ani Lestari Memaknai Tradisi Tumpeng Sewu

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : A Yahya

10 - Jun - 2024, 20:38

Placeholder
Dr. Ratna Ani Lestari Bupati Banyuwangi periode 2005 – 2010 (Foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)

JATIMTIMES - Dr. Ratna Ani Lestari Bupati Banyuwangi 2005 – 2010 menilai tradisi Tumpeng Sewu di Desa Kemiren Kecamatan Glagah Banyuwangi, membawa pesan moral yang kuat. Yakni mengingatkan para pejabat, masyarakat dari semua elemen untuk seantiasa menjaga kebersamaan dan keharmonisan keluarga dengan melestarikan budaya makan bersama, sebagaimana tradisi dan budaya yang diajarkan para orang.

Menurut Ratna, budaya makan bersama, sudah mulai luntur semenjak masuknya modernisasi dari negara Barat dan diperparah dengan adanya Handphone (HP). Kemajuan teknologi menjadikan manusia mengalami keterasingan dan  menjadi makhluk yang cenderung abai serta kurang peduli terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga : Peneliti ITB Ungkap Potensi Nipah sebagai Sumber Bahan Bakar Berkelanjutan

“Makan bersama dan  menghadirkan makanan khas lokal yaitu Tumpeng dengan menu utama Pecel Pitik, makanan tradisional khas masyarakat Oesing Banyuwangi,” ujar Ratna pada Senin (10/6/2024).

Selanjutnya dari sisi pendidikan tradisi Tumpeng Sewu masyarakat Desa Kemiren mengajarkan masyarakat untuk selalu ingat kepada Allah SWT, bersyukur atas semua yang dianugerahkan kepada umat dan diajuhkan dari balak dan musibah,  salahsatunya dengan menggelar selamatan, imbuh dia.

Selanjutnya  sisi ekonomi, sajian tumpeng menu Pecel Pitik  bisa menjadi menjadi daya tarik destinasi wisata kuliner bagi wisatawan nusantara maupun manca negara.” Warga setempat bisa menjual paket-paket tumpengan untuk keluarga/famili ataupun acara-acara  dinas / instansi pemerintah dan swasta yang ada di Banyuwangi,” tambah Ratna.

Adapun lokasi jualan bisa memanfaatkan sarana prasaran dan fasilitas yang sudah ada. Misalnya di area kantor-kantor,  disepanjang jalan maupun di rumah – rumah pribadi penduduk setempat .

Di samping warga tidak perlu mengeluarkan investasi untuk membangun tempat khusus juga supaya tercipta suasana akrab dan kekeluargaan serta menciptakan kesan seakan berada dalam rumah sendiri.

Baca Juga : 12 ASN dan 2 Kades Dilantik, Bupati Situbondo: Jaga Amanah dan Bekerja dengan Profesional

“Saat pelaksanaan ritual Tumpeng Sewu malam kemarin kami di rumah salah seorang tokoh masyarakat Desa Kemiren Pak Tiyo yang mempunyai dokar hias,” imbuh Bu Ratna.

Lebih lanjut dia menambahkan dirinya sangat setuju terhadap usulan Tumpeng menu Pecel Pitik menjadi menu yang dijual kepada masyarakat umum seperti yang  ada di salah satu Kampung yang menjual ayam panggang di kabupaten Magetan.

”Sekaligus sebagai salahsatu solusi membangun keharmonisan keluarga dengan melestarikan budaya makan bersama dengan menyantap Tumpeng dengan menu khas masyarakat Oesing Pecel Pitik,” pungkas Ratna.


Topik

Wisata tumpeng sewu tradisi tumpeng ratna ani lestari



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya