Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Bocah SMP di Batu Meninggal, Diduga karena Dikeroyok Teman Kerja Kelompok

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

31 - May - 2024, 18:17

Placeholder
Tangkapan layar video amatir yang diduga pemukulan terhadap anak salah satu siswa SMP Negeri di Kota Batu oleh temannya.(Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Kabar tak mengenakkan datang dari anak remaja salah satu SMP Negeri di Kota Batu berinsial RK (14) asal Kecamatan Batu, Kota Batu. Dia meninggal diduga setelah beberapa waktu dikeroyok teman kerja kelompok sekolah dan teman bermainnya. Ia meninggal dunia setelah perawatan di RSUD Karsa Husada Kota Batu, Jumat (31/5/2024).

Potongan video rekaman amatir juga sempat terunggah di media sosial yang menunjukkan aksi dugaan pemukulan. Menurut informasi yang dihimpun, korban mendapatkan perlakuan tersebut dari sejumlah teman sebayanya saat waktu kerja kelompok.

Baca Juga : Pj Wali Kota Batu Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2023, Pendapatan dan Realisasi Belanja Meningkat

RK dikabarkan mengalami luka di bagian kepala. Keluarga korban mengaku RK sempat mengeluhkan pusing. Disinyalir kejadian pemukulan dialami korban pada Rabu (29/5/2024). Sementara dugaan pemukulan dilakukan di Dusun Srebet, Pesanggrahan, Batu.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo membenarkan informasi peristiwa tersebut. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman. Sedangkan jasad korban tengah dilakukan proses autopsi untuk mengetahui lebih jauh terkait penyebab kematian.

"Saat ini kami melakukan pendalaman terkait yang menimpa korban, dilaksanakan autopsi terkait dengan terduga anak berhadapan dengan hukum kami amankan di Mapolres dan dilakukan pemeriksaan," ungkap Rudi, Jumat (31/5/2024) sore.

Dikatakan, ada sekitar lima anak di bawah umur yang tengah dimintai keterangan. Petugas belum bisa menyimpulkan apakah kematian korban berkaitan atau disebabkan oleh perundungan teman-temannya.

"Yang diambil keterangan sekitar lima orang, anak satu sekolah ada juga yang teman bermain. Masih proses, belum diketahui lebih jauh," tambahnya.

Baca Juga : Viral KA Pasundan di Stasiun Surabaya Gubeng Dilempar oleh OTK, Beberapa Jendela Pecah

Rudi membenarkan kejadian itu saat kerja kelompok. Di mana korban diajak jalan-jalan ke lokasi dan diduga terjadi perundungan. Namun, pihak kepolisian juga masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter ahli.

"Kami melakukan penyitaan handphone yang digunakan merekam, saya juga belum tahu isi rekamannya, lalu baju korban. Belum tahu apakah mengarah pada dampak kekerasan arau tidak, masih menunggu keterangan dokter untuk kita laporkan," tegasnya.


Topik

Peristiwa kota batu pelajar tewas pengeroyokan pelajar rudi kuswoyo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya