Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Viral Emak-Emak Berjualan Cilok di Puncak Gunung Penanggungan Mojokerto, Ini Penampakannya

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

29 - May - 2024, 16:17

Placeholder
Emak-emak yang berjualan cilok di puncak gunung Penanggungan Mojokerto. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - Berdiri megah di antara deretan pegunungan di Jawa Timur, Gunung Penanggungan menyimpan pesona yang melampaui keindahan alam semata.

Gunung yang terletak di perbatasan Mojokerto dan Pasuruan ini, dengan ketinggian mencapai 1.653 meter di atas permukaan laut, merupakan destinasi yang sempurna bagi para pendaki yang mengawali petualangan mereka.

Baca Juga : Serunya Wisata Arung Ban Batu Tubing Destinasi Wisata Baru di Kota Batu

Tak hanya pemandangan indah yang ditawarkan di gunung tersebut, namun kini para pendaki juga bisa menikmati lezatnya cilok diatas puncak gunung Penanggungan. 

Yap benar, saat ini sudah ada yang berjualan diatas puncak gunung Penanggungan sehingga para pendaki tidak perlu khawatir jika kehabisan makanan. 

Melansir akun Instagram @iniijawatimur, terlihat emak-emak yang berjualan cilok menggunakan dandang kecil. Menikmati Pemandangan X Menikmati Cilok centang biru," Tulis keterangan video yang dikutip pada Rabu (29/5/2024). 

Emak-emak tersebut terlihat menghangatkan cilok yang ia jual menggunakan api yang dihidupkan diatas puncak gunung Penanggungan menggunakan batang kayu. 

Cilok yang dijual itu pun terlihat seperti cilok kampungan yang dominan tepung. Meski demikian, cilok tersebut tetap diserbu pembeli yaitu para pendaki. 

Video yang memperlihatkan emak-emak jualan cilok diatas gunung Penanggungan itu pun memantik komentar warganet. Tak sedikit yang terheran-heran dengan ibu yang mampu berjalan hingga keatas puncak gunung Penanggungan. 

"Luwar biasa aku ampun2 naik k penanggungan.. Gimana lagi ibunya naik drone apa gimana?," Tanya @haru***.

"Kok gemes ibu jualan d puncak gunung #penanggunganpride," Ujar @pride***.

"Semoga ibunya tetap merhatikan lingkungan agar tidak mrusak slalu di jaga Bu semoga laris." Komen @hair****.

Sederet Fakta Gunung Penanggungan Mojokerto

Terlepas dari penjual cilok yang sudah merambah masuk ke puncak gunung Penanggungan itu, gunung tersebut memiliki sejumlah fakta menarik untuk diketahui. Melansir berbagai sumber, berikut sederet fakta gunung Penanggungan:

Nama Lama Gunung Penanggungan

Mengutip dari laman Gunung Bagging, 21 Oktober 2023, Gunung Penanggungan dulu disebut Gunung Pawitra yang sekarang menjadi nama kawasan puncak. Hal ini lantaran kabut yang sering menutupi puncaknya, jadi pastikan berangkat lebih awal untuk mencapai puncak sebelum kabut dan awan masuk.

Nama "Pawitra" sudah dikenal sejak abad ke-10 Masehi. Artinya dalam bahasa Jawa kuno adalah keramat, suci, kesucian, atau sari.

Nama itu tertulis pada Prasasti Cunggrang yang ditemukan di Desa Sukci, Gempol, Pasuruan, di kaki gunung sebelah timur Penanggungan. Prasasti Cunggrang dikeluarkan oleh raja Mataram Kuno, Mpu Sindok, pada sekitar tahun 929 Masehi.

Baca Juga : Kontes Ternak 2024 Situbondo, Sapi 1 Ton Lebih Juarai Kelas Ekstrem

Prasasti itu menyebut keberadaan sebuah pertapaan dan sumber air di Pawitra. Sumber air yang dimaksud mungkin adalah petirtaan (pemandian) Belahan saat ini, sekitar 4 kilometer dari Desa Sukci.

Nama Pawira juga disebutkan dalam Nagarakretagama karya Mpu Prapanca yang selesai ditulis pada 1365 Masehi. Kitab tersebut menyebutkan bahwa di Gunung Pawitra terdapat pemandian dan pertapaan air. Lebih lanjut, diceritakan bahwa penduduk desa setempat menyambut kedatangan raja Majapahit, Hayam Wuruk, ketika ia mengunjungi pertapaan tersebut.

Waktu Pendakian Sekitar 4 Jam

Ada beberapa cara menuju puncak dan masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Karena banyaknya akomodasi di resor pegunungan Trawas dan Tretes, banyak orang memilih untuk memulai dari selatan atau barat puncak dan di sinilah bisa dibilang di mana pemandangan gunung terbaik dapat ditemukan.

Tempat menginap hemat yang bagus salah satunya adalah Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup PPLH, yang terletak di sebelah barat gunung, di mana pendaki juga dapat menemukan panduan untuk rute Jolotundo. Sebagai gambaran kasarnya, luangkan waktu 4 jam untuk mencapai puncak dan 2 setengah jam untuk turun.

Jalur Terkenal Menuju Puncak Penanggungan

Salah satu titik awal pendakian yang paling terkenal adalah di sebelah barat di Candi Jolotundo (511m), sebuah candi yang dibangun sekitar tahun 977 M dan salah satu candi tertua dan paling suci. Hal ini penting karena jalurnya tidak selalu jelas dan terdapat banyak jalur pertanian di dekat titik awal yang dapat menambah kebingungan. Rute Jolotundo melewati banyak tempat menarik, melewati perkebunan dan melewati berbagai pondok pertanian.

Satu Kawasan dengan Arjuno dan Welirang

Gunung Penanggungan merupakan gunung kecil yang berada pada satu kluster dengan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang yang jauh lebih besar. Meskipun kecil, gunung ini memiliki keunikan dari sisi kesejarahan, lantaran mulai dari kaki gunung sampai mendekati puncak, dipenuhi banyak situs kepurbakalaan yang dibangun pada periode Hindu-Buddha dalam sejarah Indonesia.

Memiliki Banyak Situs Kuno

Penanggungan adalah gunung yang sangat dihormati dan memiliki banyak situs candi Hindu kuno di lerengnya. Setidaknya ada delapan puluh situs menurut penyelidikan arkeologi Belanda yang dilakukan pada tahun 1930-an yang dimulai setelah kebakaran hutan menemukan beberapa reruntuhan.

Salah satunya yang terletak di awal jalur pendakian yaitu Candi Jolotundo 511 mdpl. Candi ini dibangun sekitar tahun 977 M dan salah satu candi tertua dan paling suci. Kuil ini adalah tempat yang sangat populer untuk dikunjungi penduduk lokal. 

Seluruh kawasan di Gunung Penanggungan merupakan pengingat sejarah Jawa pra-Islam dan kerajaan Majapahit. Pendaki bisa kembali membayangkan bagaimana gunung ini dimanfaatkan berabad-abad yang lalu.


Topik

Peristiwa gunung penanggungan mojokerto jualan cilok viral jualan cilok



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya