Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Peringkat 22 Pencegahan Korupsi se-Jatim, Ini Catatan Penting KPK untuk Pemkab Situbondo

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Dede Nana

28 - May - 2024, 16:12

Placeholder
Rapat Koordinator Pencegahan Korupsi Terintegrasi KPK RI di Pemkab Situbondo, Selasa, (28/5/2024). (Wisnu Bangun Saputro/JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo dalam rangka rapat koordinasi (Rakor) pencegahan korupsi terintegrasi bersama Bupati Situbondo, Karna Suswandi beserta jajaran kepala organisasi daerah (OPD), Selasa (28/5/2024) di Intelligence Room.

Disela-sela rakor yang terbagi menjadi dua sesi itu, Koordinator Unit Politik Deputi Pencegahan KPK Jawa Timur wilayah Tapal Kuda, Alfi Rahman Waluyo menyampaikan, progam pencegahan korupsi terintegrasi yang dilakukan di seluruh Pemda sudah dijalankan sejak 2019 lalu.

Baca Juga : Buka PKN II, Pj. Gubernur Adhy Dorong ASN Ciptakan Gagasan Inovatif untuk Turunkan Kemiskinan

"Program ini sudah sejak 2019, dan setiap tahun dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut di seluruh pemerintah daerah," ujarnya. 

Selain itu, Alfi melanjutkan, program pencegahan korupsi terintegrasi ini merupakan upaya mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah. "Tetapi meskipun hasilnya bagus itupun belum tentu 100 persen bebas dari korupsi, sehingga perlu evaluasi. Untuk Kabupaten Situbondo sendiri kami melihat hasilnya relatif cukup baik," tegasnya. 

Nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Pemkab Situbondo di tahun 2023, kata Alfi, cukup baik, yakni 90,5. Nilai tersebut menempatkan Pemkab Situbondo di peringkat 22 dari 39 kabupaten/kota se-Jawa Timur. 

"Untuk nilainya itu 90,5. Situbondo ini cukup baik yang berada di posisi papan tengah. Tetapi dengan komitmen bapak bupati dalam upaya peningkatan program pencegahan korupsi diharapkan MCP Situbondo bisa naik di tahun ini," imbuh Alfi. 

KPK melalui Koordinator Unit Politik Deputi Pencegahannya itu memberikan catatan penting bagi pemkab Situbondo untuk memperbaiki sektor perizinan dan inovasi peningkatan pajak daerah, jika ingin nilai MCP-nya naik.

Baca Juga : Simulasi Potongan Tapera untuk Karyawan Gaji UMK di Jawa Timur

"Tetapi sekali lagi tadi bapak bupati dan kepala Bapenda berkomitmen untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Kami lihat realisasinya nanti," pungkasnya. 

Sementara itu, Bupati Situbondo Karna Suswandi mengungkapkan, pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan pencegahan korupsi terintegrasi. "Tentunya ini sesuai dengan hal-hal yang ditekankan oleh KPK. Kami juga segera menindaklanjuti berbagai masukan dari KPK. Ini sebagai upaya kami untuk mencegah korupsi," ucapnya. 

Sebagai informasi, terdapat delapan area intervensi yang dinilai dalam program MCP KPK RI, yakni perencanaan dan penganggaran APBD, pelayanan terpadu satu pintu, peningkatan kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola dana desa.


Topik

Peristiwa kpk pemkab situbondo pencegahan korupsi terintegrasi nilai mcp pemkab situbondo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Dede Nana