Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Ramai Keluhan Warganet Soal Pekerja yang Bakal Dipotong Gajinya Buat Tapera

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

27 - May - 2024, 20:31

Placeholder
Ilustrasi perumahan untuk karyawan yang iuran melalui BP Tapera. (Foto: Antara)

JATIMTIMES - Belakangan ini program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang menyoroti adanya potongan 3% bagi PNS hingga karyawan swasta untuk program tersebut. 

Seperti diunggah akun X @ruliemau**** yang mengkhawatirkan dana Tapera dikorupsi oleh beberapa pejabat yang akan menjabat dalam Badan Pengelola (BP) Tapera. 

Baca Juga : Viral, Sekelompok Peziarah ke Goa Pamijahan Baca Talbiyah Seakan-akan Haji di Mekah

"Semua orang dengan penghasilan diatas UMR akan kena potongan 3% untuk TAPERA????? Mon*** lingkar istana yang mana lagi ini yang pegang hak ekslusif pengelolaan dananya?," tulis akun tersebut. 

"Ya kan intinya media untuk mengumpulkan dana publik. Ngga ada juga kan yang janji bakal dikasih rumah?," imbuhnya. 

Sontak unggahan pengguna X itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyetujui pernyataan tersebut. 

"tar 4-5 tahun kedepan ada berita korupsi tapera," @Ardhan*****. 

"Rezim sekarang polanya gini semua. Lembaganya tetap, duitnya dikelola 'manajer investasi'. Dana Repatriasi Pajak, BPJS-TK, PIP-SMI, Jiwasraya, Dana Abadi Haji, Asabri, semua begitu," @rulie*****. 

"Gue harus kerja gimana lagi yah, cape cape kerja yang di dapet cape nya doang gajinya udah abis sama potongan sana sini," @yuan*****. 

Untuk diketahui, berdasarkan UU nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat, target segmen Tapera adalah setiap pekerja dan pekerja mandiri yang berpenghasilan paling sedikit sebesar upah minimum wajib menjadi peserta. Sedangkan pekerja mandiri yang berpenghasilan di bawah upah minimum dapat menjadi peserta.

Besaran simpanan peserta ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat adalah sebesar 3 persen dari gaji/upah, di mana komponennya terbagi atas 2,5 persen menjadi kewajiban peserta dan 0,5 persen menjadi tanggung jawab pemberi kerja.

Baca Juga : Sempat Kejar-kejaran, PKL Liar di Alun-alun Ditertibkan Satpol PP Kota Malang

Sementara itu, simpanan peserta beserta hasil pemupukannya akan dikembalikan ketika kepesertaan berakhir. 

Dalam PP nomor 25 Tahun 2020 tersebut juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan Tapera merupakan pengelolaan Tapera dan pengelolaan sumber biaya operasional dan aset BP Tapera untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi Peserta.

Pengelolaan Tapera merupakan kegiatan untuk menghimpun dana masyarakat yang dilakukan secara bersama dan saling tolong menolong antar-Peserta untuk menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi Peserta.

Tapera disiapkan sebagai salah satu alternatif sumber dana murah jangka panjang dalam rangka pembiayaan perumahan. Dengan demikian tujuan pengelolaan Tapera yaitu menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta.

Untuk proses pengelolaannya yaitu melalui penyimpanan yang dilakukan oleh peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu yang hanya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan perumahan dan/atau dikembalikan berikut hasil pemupukannya setelah kepesertaan berakhir.


Topik

Peristiwa Tapera Tabungan Perumahan Rakyat perumahan rakyat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni