Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Keluarga Balita Tewas di Tangan Ayah Kandung di Tulungagung Dapat Bantuan Sembako dari Polisi

Penulis : Anang Basso - Editor : Yunan Helmy

17 - May - 2024, 20:17

Placeholder
Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto menyalurkan bantuan sembako ke rumah duka di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan. (Foto : Dokpol for Tulungagung Times)

JATIMTIMES - Meninggalnya balita berinitial RAP (3) terjadi pada Minggu 12 Mei 2024 malam lalu masih terus jadi atensi polisi. Saat itu, berdasarkan keterangan saksi yang melihatnya, ayah korban yang berinisial MAK menindih anaknya dalam keadaan telungkup dan menyekik leher belakang. 

Kejadian yang menewaskan anak sendiri ini tergolong sadis, meskipun kemudian diketahui indikasi awal, MAK atau ayah korban diduga mengalami depresi.

Baca Juga : Tingkatkan Ruang Terbuka Hijau, Bank Jatim Berikan Bantuan Pembangunan Taman Praseno 

“Saat ini ayah korban sudah ditahan.dan kasus ini masih dalam penyidikan Satreskrim Polres Tulungagung. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari psikiater," kata Kapolres AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasihumas Iptu Mujiatno, Jumat (17/5/2024). 

Selain sedang memproses secara profesional, kepolisian juga memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian Polres Tulungagung terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan bisa mengurangi beban keluarga yang ditinggalkanya. Semoga terhadap keluarga korban selalu diberikan ketabahan dan kesabaran,” ujarnya.

Bantuan sosial itu berbentuk sembako kepada keluarga korban yang mengalami musibah dan rasa duka ditinggal buah hatinya. 

Bantuan disalurkan melalui Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto. Kapolsek bersama anggota dengan mendatangi rumah duka dan diterima oleh keluarga korban. 

Terduga pelaku sendiri disebut adalah mantan pekerja migran Indonesia (PMI) beralamat di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, yang pada awal bulan Mei 2024 lalu dipulangkan. 

Baca Juga : Wanita di Tulungagung Nyaris Bunuh Diri usai Ribut dengan Kekasih

Kepulangan MAK ini lantaran ia mengalami gangguan jiwa atau depresi. 

Kasus ini membuat heboh masyarakat, lantaran anak yang belum mengerti apa pun berujung tragis dan meninggal di tangan ayah kandungnya. 

 


Topik

Peristiwa Bicah tewas di tangan ayah kandung Tulungagung Polres Tulungagung



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

Yunan Helmy