Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Mudahkan Masyarakat, Dinas PU Bina Marga Buat Jalur Alternatif di Lokasi Perbaikan Jembatan Landungsari Dau

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

13 - May - 2024, 19:17

Placeholder
Tampak papan banner penunjuk arah agar roda dua melintas di jalur alternatif jembatan darurat karena jembatan di Jalan Tirto Taruno sedang dalam perbaikan, Senin (13/5/2024). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang telah membuatkan jalur alternatif bagi pengendara roda dua yang akan melintas di Jembatan Tirto Taruno, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. 

Kepala DPUBM Kabupaten Malang Khairul Isnadi Kusuma menyampaikan, jalur alternatif tersebut memang sengaja dibuat untuk memudahkan masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua melintas di jembatan penghubung Dusun Klandungan dan Dusun Bendungan, Desa Landungsari, itu. 

Pria yang akrab disapa Oong itu mengatakan, sebelum alat berat ekskavator datang untuk membongkar jembatan yang ambrol, tim dari Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang telah melakukan pengurukan di sekitar lokasi jalur alternatif agar dapat dilalui  masyarakat. 
"Sementara warga kita alihkan ke jalur alternatif. Sudah kita kasih timbunan sirtu (pasir dan batu), kita padatkan, supaya bisa dilewati warga. Itu dari kita yang menyiapkan," ungkap Oong, Senin (13/5/2024).

 

Kendaraan roda dua.


Untuk pembuatan jalur alternatif, DPUBM Kabupaten Malang telah memasang papan banner dari pertigaan Jalan Dermo dan Jalan Tirto Taruno. Di papan banner tersebut tertera tulisan "Mohon Maaf Perjalanan Anda Terganggu, Jembatan Dalam Perbaikan, Roda 4 Dilarang Melintas". 

Hal itu dikarenakan jalur alternatif hanya cukup untuk dilintasi kendaraan roda dua. Terlebih lagi,  pengoperasiannya menggunakan sistem buka tutup jembatan darurat. 

Selain itu, masyarakat sekitar membantu petugas DPUBM Kabupaten Malang untuk mengatur jalannya kendaraan roda dua di jembatan darurat. Tujuannya agar masing-masing kendaraan roda dua tidak sampai bertabrakan atau bersenggolan.

 

Kendaraan roda dua.


Masyarakat maupun pengendara roda dua pun diimbau agar lebih sabar dan berhati-hati saat melintasi jalur alternatif berupa jembatan darurat yang memilik lebar kurang lebih sekitar 170-180 sentimeter. 

Selain itu, DPUBM juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Pasalnya, dalam kontrak kerja yang telah ditandatangani pada Senin (6/5/2024) lalu, perbaikan jembatan di Jalan Tirto Taruno ditargetkan selesai dalam 180 hari atau sekitar enam bulan. 

"Saya targetkan, kalau dari kontrak kerja kan 180 hari atau 6 bulan. Tapi insya Allah kami optimistis 5 bulan selesai. Doakan bisa selesai," ujar Oong. 

Sementara itu, pihaknya merespons positif terkait saran dan kritikan dari masyarakat yang selama ini mengeluh terkait kondisi jalan dan jembatan di Jalan Tirto Taruno yang ambrol sebagian sejak November 2023 lalu. 

Namun, pada intinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui DPUBM selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur. "Saya titip salam dan terima kasih kritik sarannya selama ini. Warga yang penting kita layani. Kalau kami nggak alergi dengan kritik dan saran. Malah itu jadi semangat bagi kita semua," pungkas Oong.
 


Topik

Pemerintahan DPUBM Kabupaten Malang Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang perbaikan jembatan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy