Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Indeks Gini dan Indeks Theil Jatim Tak Capai Target, Ini Sederet Catatan DPRD

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

09 - May - 2024, 08:20

Placeholder
Wakil Ketua Pansus LKPj, M. Rosyidi memberikan rekomendasi terkait LKPj Gubernur Jatim 2023 ke pimpinan DPRD Jatim, Achmad Iskandar serta disaksikan oleh Pj. Sekdaprov Jatim, Bobby Soemiarsono.

JATIMTIMES - Indeks Gini dan Indeks Theil Provinsi Jawa Timur (Jatim) tak mencapai target. DPRD Jatim melalui Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jatim Tahun 2023 memberikan sejumlah catatan mengenai hal itu.

Wakil Ketua Pansus Mohammad Rosyidi menjelaskan, Indeks Gini dan Indeks Theil merupakan bagian dari 11 Indikator Kinerja Utama (IKU). Karena itu, DPRD Jatim juga menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk dilakukan perbaikan ke depannya.

Baca Juga : 9 Mei, Sebagian Besar Cuaca di Jatim Cerah, Batu Diprediksi Hujan Lokal

Indeks Gini yang mengukur kesenjangan antar kelompok pendapatan tahun 2023 sebesar 0,387 tidak mencapai target Perubahan Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (P-RKPD) sebesar 0,3038 – 0,3690 dan target Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah  (P-RPJPD) sebesar 0,3676 – 3671.

"Pada sisi lain, Indeks Theil yang mengukur kesenjangan pendapatan antar wilayah tahun 2023 sebesar 0,3308 memenuhi target LKPj dan P-RKPD sebesar 0,33362 – 0,31162, namun tidak mencapai target P-RPJMD sebesar 0,31462 –0,30162. Dua indikator ini memiliki kinerja yang terus menurun," ungkapnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/5/2024).

Ia menjelaskan, Pansus merekomendasikan penguatan koordinasi lintas Perangkat Daerah yang memfokuskan pada penguatan konektivitas antar wilayah yang mendorong perluasan akses ekonomi yang lebih merata.

Kedua, memetakan program prioritas yang memiliki dampak pada penciptaan titik pertumbuhan ekonomi baru. Terlebih, sekitar 50 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur disumbang dari 6 kawasan Gerbangkertosusila yang merupakan pusat pertumbuhan (growth pole).

"Sedangkan sekitar 50 persen PDRB Jawa Timur lainnya disumbang oleh 32 Kabupaten/Kota lainnya," jelas politisi asal fraksi Partai Demokrat ini.

Menurut Rosyidi capaian IKU pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 4,95 persen berada di atas target P-RKPD sebesar 4,59 – 6,29 dan P-RPJMD sebesar 3,45 – 5,15. Meski begitu, angka ini mengalami penurunan dari Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) tahun 2022 dengan capaian sebesar 5,34 persen. 

Baca Juga : Capaian PAD Tahun 2023 hanya 81,80 Persen, DPRD Kabupaten Malang Siapkan Evaluasi Bersama Pansus

"Hal ini perlu mendapatkan penjelasan, mengingat secara makro ekonomi tahun 2023 lebih baik dari tahun 2022. Pada sisi lain kebijakan pemantapan ekonomi tahun 2023 belum berjalan dengan baik,“ paparnya.

Ke empat, pihaknya menilai diksi utama tema RKPD yaitu kualitas SDM, transformasi ekonomi inklusif, daya saing daerah dan industri perdagangan berbasis agro masih sebatas retorika.

Pasalnya, realisasi tema tersebut tidak memperlihatkan pola koordinasi yang kuat dan peningkatan target program yang signifikan dengan dukungan anggaran memadai pada Perangkat Daerah terkait.

“Mencermati fakta-fakta tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pembangunan Jawa Timur bersifat minim intervensi pemerintah daerah," tandasnya.


Topik

Pemerintahan Indeks Gini Indeks Theil Provinsi Jawa Timur pemprov jatim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni