Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Meski Populasi Sapi Turun, Ditjen Peternakam Jamin Ketersediaan Hewan Kurban Mencukupi

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

08 - May - 2024, 19:46

Placeholder
Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Agung Suganda saat ditemui di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Selasa (7/5/2024). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jelang Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian RI menjamin bahwa untuk kebutuhan hewan kurban sangat mencukupi. 

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Agung Suganda menyampaikan, pada 10 tahun terakhir populasi sapi dan kerbau mengalami penurunan yang cukup banyak. Hal itu berdasarkan Sensus Pertanian 2013 dan Sensus 2023. 

Baca Juga : Mulai 13 Mei 2024, Kendaraan Roda 6 Lebih Dilarang Melintas di Jalur Jember, Simak Aturannya

Di mana tercatat berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2013 populasi sapi berjumlah 13,13 juta ekor dan populasi kerbau sejumlah 1,11 juta ekor. Sedangkan di Sensus Pertanian 2023, populasi sapi mengalami penurunan 41 persen atau menjadi 11,32 juta ekor. Lalu untuk populasi kerbau menurun 60 persen atau menjadi 0,47 juta ekor. 

Menurutnya, sensus yang dilakukan menyasar peternakan-peternakan yang digunakan untuk usaha. Hal itu yang membuat populasi sapi dan kerbau tampak menurun di Sensus Pertanian 2023. 

"Tetapi berdasarkan data identik PKH, by name by address setiap individu sapi ada identitasnya, kita sampai saat ini punya populasi sapi jantan yang siap potong untuk kurban itu hampir 1,7 juta. Itu by name by address, tersebar di seluruh Indonesia," ungkap Agung kepada JatimTIMES.com. 

Alumnus Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menyebutkan, bahwa berdasarkan data pada Identik PKH per tanggal 15 Maret 2024, total potensi kebutuhan 713.311 ekor dan potensi surplus mencapai 1.650.027 ekor. 

"Artinya untuk kurban di Bulan Juni 2024 nanti kesediaan sapi potong kita untuk kurban mencukupi. Jadi tidak perlu khawatir, walaupun ada wabah PMK kemarin di tahun 2022, kemudian sensus kita secara nasional agak turun, tetapi persediaan kita untuk kurban masih mencukupi bahkan lebih," terang Agung. 

Terlebih lagi, mayoritas peternak memang menunggu momentum Hari Raya Idul Adha. Pasalnya, para peternak memelihara sapi maupun kerbau, bertujuan untuk dijual saat Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban. 

Baca Juga : Lindungi Konsumen dari Pengembang Perumahan Ilegal, DPKPCK Kabupaten Malang Gencarkan Sosialisasi Perizinan

"Karena harganya lebih mahal dibandingkan dengan hari-hari biasa dan sifatnya peternak kita itu kan sebagai simpanan," kata Agung. 

Selain itu, menurut Agung bahwa bagi para peternak, Hari Raya Idul Adha merupakan hari rayanya para peternak. Pasalnya, para peternak bisa menjual hewan ternaknya di atas harga pada situasi dan kondisi biasa. 

"Bahkan mereka meminta itu setahun bisa dua kali (hari raya kurban) karena menguntungkan. Itu lah kondisi yang ada. Tidak perlu khawatir konsumen kita yang mau berkurban, sapi kita tersedia," pungkas Agung. 


Topik

Pemerintahan Iduladha hewan kurban populasi sapi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya