Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Kemenaker RI dan Disnakertrans Tulungagung Hadiri Launching P3MI di Tulungagung

Penulis : Anang Basso - Editor : A Yahya

08 - May - 2024, 19:41

Placeholder
Susi Lestari / Anang Basso / Tulungagung Times

JATIMTIMES - Dihadiri Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung, Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) dan Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) PT Grosiva Sukses Mandiri, resmi dibuka. Ditandai dengan potong tumpeng, launching ini turut mengundang Muspika dan seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Gondang. 

Kehadiran Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK LN) PT. Tri Gosiva Sukses di jalan raya Ngrendeng Nomor. 02, Dusun Batak, Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, ini sebagai bentuk kepedulian pada calon tenaga kerja dari kota marmer dan sekitarnya untuk mempermudah proses. 

Baca Juga : Dosen Humaniora UIN Malang Whida Rositama Jadi Penulis Naskah Film Layar Lebar 

Direktur Utama, Susi Lestari, mengatakan agar kepada para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Kabupaten Tulungagung khususnya wilayah Kecamatan Gondang jika berkeinginan bekerja di luar negeri agar menghindari perusahaan yang jauh, calo atau sponsor. 

"Mereka itu sangat mengerikan," ucap Susi, Rabu (8/5/2024). 

Lanjutnya, dalam aturan yang baru para tenaga kerja yang bekerja di luar negeri diharapkan benar-benar resmi dan dapat jaminan hak-hak dasar dan kesamaan kesempatan serta perlakuan tanpa diskriminasi atas dasar apapun untuk mewujudkan kesejahteraan. 

"Kami ingin memastikan tenaga kerja ini juga punya ketrampilan serta punya akses yang bagus ke Dinas terkait dan kementerian," ucapnya. 

Wanita energik ini mengapresiasi kehadiran dan support dari Kementerian tenaga kerja yang diwakili oleh Ponco Saptono mewakili Direktorat Penempatan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. 

Menurut Susi, kolaborasi bersama pemerintah merupakan hal sangat penting, hal itu tertuang dalam Undang-undang Nomor 18 tahun 2017 yaitu bekerja dengan benar. 

"Selama ini kami sudah terjalin komunikasi baik bersama Disnakertrans Tulungagung, bahkan saya pun selalu diundang setiap ada kunjungan Menteri," ujarnya.

Di tempat ini dapat menampung sekitar 200 calon pekerja migran Indonesia (CPMI), ia optimis  dalam menghadapi kompetitor perusahaan lain dalam penempatannya. 

"Selama ini kami hanya memiliki LPK BLK LN yang didalamnya ada 9 perusahaan, setiap proses selalu menumpang karena hanya cabang, namun setelah launching ini sekarang menjadi pusat," terangnya.

Karena telah berstatus pusat, pihaknya dapat langsung punya akses ke Kementerian Tenaga kerja ke BP2 untuk meminta tender tidak hanya untuk negara-negara Asia Pasifik tapi juga di Eropa bahkan sampai di benua Amerika. 

"Sesuai janji dari Kementerian kita punya potensi peluang untuk negara negara Asia Pasifik dan Eropa timur," jelasnya. 

Dalam kesempatan ini, Ponco Saptono selaku Analis Kelembagaan Direktorat Penempatan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia menuturkan ia mengapreasiasi launching PT. Gosiva Sukses Mandiri di Kabupaten Tulungagung. 

Baca Juga : Jurnal Scopus Q1 Dosen Hukum UB Tentang Ciritical Minerals Dibahas di Singapura

"Luar biasa sekali dan saya ucapkan selamat dan sukses atas launching PT. Gosiva Sukses Mandiri  Kabupaten Tulungagung," tutur Pria berdarah Surakarta, Jawa Tengah itu.

Meski launching secara sederhana, menurutnya acaranya tetap meriah dan antusias. 

"Saya melihat antusias dari perusahaan sangat bagus untuk penempatan CPMI," sambungnya.

Ponco menambahkan ia mengharapkan dengan semangat juang tinggi, agar bisa memajukan masyarakat Tulungagung dalam hal ini CPMI dalam hal untuk penempatan bekerja di luar negeri agar tetap bersinergi dengan pemerintah.

"Semoga launching ini sebagai langkah awal dan pioner di Kabupaten Tulungagung untuk membantu masyarakat yang ingin bekerja ke luar negri," harapnya.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso mengatakan tenaga kerja yang ke luar negeri dari tahun ke tahun terus meningkat jumlahnya.

"Sempat turun saat pandemi Covid-19 kemarin, namun kemudian terus mengalami kenaikan," ungkapnya.

Peningkatan jumlah tenaga kerja ini menurutnya juga beperngaruh pada peningkatan remiten yang saat ini di Tulungagung mencapai angka sekitar 2,4 triliun rupiah.

Ia berharap, para tenaga kerja di Tulungagung benar-benar menggunakan jalur yang tepat sehingga dapat mendapatkan perlindungan yang baik dari pemerintah saat bekerja di luar negeri.


Topik

Ekonomi Disnakertrans Tulungagung balai latihan kerja Grosiva Sukses Mandiri susi lestari



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

A Yahya