Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Mata Siswa SD di Jombang Cedera saat Sekolah, Guru Korban Ditetapkan Tersangka

Penulis : Adi Rosul - Editor : Nurlayla Ratri

08 - May - 2024, 15:29

Placeholder
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Sukaca saat diwawancarai wartawan di kantornya. (Foto : Adi Rosul / JombangTimes)

JATIMTIMES - Penyidikan kasus cedera mata siswa SD Plus Darul Ulum Jombang memasuki babak baru. Kali ini penyidik Satreskrim Polres Jombang telah menetapkan satu orang guru sebagai tersangka.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan penyidik kepada orang tua korban melalui surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP). Pada surat itu dijelaskan bahwa penyidik telah melaksanakan serangkaian penyidikan berupa pemeriksaan saksi-saksi, petunjuk dan penyitaan barang bukti.

Baca Juga : DLH Kota Malang Klarifikasi Korban Tabrak Lari Bukan Penggerobak Internal

Setelah dirasa cukup, penyidik melakukan gelar perkara penetapan tersangka pada Selasa (07/05/2024). Berdasarkan surat penetapan tersangka nomor S.Tap/ 96-A/V/RES.1.24./2024/Satreskrim penyidik menetapkan Khusnul Khotimah sebagai tersangka. Ia merupakan guru Diniyah yang mengajar di kelas korban.

"Sudah (ditetapkan tersangka, red) gurunya, Bu Khusnul," kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Sukaca saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (08/05/2024).

Berdasarkan surat itu, penyidik menggunakan Pasal 360 ayat 1 KUHP atau Pasal 360 ayat 2 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 2 KUHP untuk menjerat tersangka. Pasal itu berbunyi 'Barang siapa karena kesalahannya menyebabkan orang lain luka dan atau memberikan kesempatan seseorang melakukan tindak pidana'. 

"Selanjutnya penyidik akan melaksanakan pemeriksaan sebagai tersangka," ucapnya.

Orang tua korban, EW (44), melaporkan pihak SD Plus Darul Ulum Jombang pada 23 Februari 2024 lalu. Ia kemudian menerima SP2HP berisi penetapan tersangka dari Satreskrim Polres Jombang pagi tadi.

Dari keterangan penyidik yang disampaikan kepada EW, Khusnul ditetapkan tersangka atas kelalaiannya dalam mengajar. Tersangka tidak mengisi jam pelajaran yang sudah dijadwalkan sehingga terjadi kekosongan kelas hingga berujung mata kanan putranya terhantam pecahan kayu yang dimainkan oleh temannya di dalam kelas.

"Katanya Bu Khusnul mengakui bahwa dihubungi oleh satu guru di situ untuk menggantikan mengajar di tempat lain. Tapi dia tidak melihat jadwalnya yang harusnya mengajar di kelas anak saya. Begitu sih kata penyidiknya ke saya," kata EW.

Adanya penetapan tersangka tersebut rupanya belum cukup membuat EW puas. Menurutnya, Kepala SD Plus Darul Ulum Jombang harus turut bertanggung jawab atas peristiwa yang dialami putranya hingga membuat mata kanannya rusak.

Baca Juga : Peringatan Tegas! Disdik Kabupaten Blitar Larang Tes Calistung untuk Seleksi Siswa Baru SD

"Puas ndak puas kan kita belum selesai ya, karena belum tahu nanti sidangnya seperti apa. Kalau menurut saya sebagai orang awam ya, seharusnya kepala sekolah itu ikut bertanggung jawab. Jangan diserahkan ke guru saja. Masak ada jam kosong kepala sekolah tidak tahu, kan aneh," ucapnya.

Cedera mata kanan anak anggota Polsek Peterongan ini berawal dari insiden di ruang kelas 4 SD Plus Darul Ulum, Jalan Sultan Agung, Kelurahan Jelakombo, Kecamatan/Kabupaten Jombang pada 9 Januari 2024 sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu sedang terjadi jam kosong pelajaran Diniyah.

Siswa asal Kecamatan Jombang itu melihat temannya bermain kartu di kelas. Sedangkan, 2 teman lainnya AGA (10) dan DF (10) tengah bermain bola dengan cara dipukul pakai gagang sapu layaknya bermain golf.

Saat AGA memukul bola plastik, gagang sapu itu menghantam lantai. Potongan kayu itu pun terlempar dan mengenai mata kanan korban.

Akibatnya, mata kanan anak kedua dari EW (43) itu rusak. Ia didiagnosa menderita glaukoma dan kerusakan saraf pada retina matanya. Saat ini, pengelihatan mata kanan korban tinggal 20 persen saja.(*)


Topik

Hukum dan Kriminalitas Jombang SD Plus Darul Ulum kekerasan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Adi Rosul

Editor

Nurlayla Ratri