Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Temuan 9 Mortir Aktif Diduga Peninggalan Perang Dunia II Gemparkan Warga Pujon

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

07 - May - 2024, 12:47

Placeholder
Mortir aktif sebanyak 9 buah ditemukan di Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Diduga sisa peninggalan perang dunia kedua. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Warga di Dusun Krajan RT 15 RW 03 Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang dibuat gempar karena adanya 9 buah mortir yang masih aktif, Senin (6/5/2024). Mortir itu ditemukan warga di sekitar perbukitan saat melakukan bersih-bersih desa.

Diketahui mortir aktif itu ditemukan warga bernama Ahmad Suliyan. Dari dugaan awal, senjata peledak itu diduga merupakan sisa-sisa peninggalan Perang Dunia II. Temuan tersebut dilaporkan ke polisi dan kemudian dilakukan sterilisasi dan evakuasi.

Baca Juga : Menggali Jejak Sejarah: Pangeran Puger dan Asal-Usul Gelar Kebangsawanan dari Kerajaan Sadeng

Kapolsek Pujon Polres Batu Polda Jatim Akp Sigit Purwanto membenarkan. Timnya telah mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP serta melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi. Pihaknya segera koordinasi dengan Brimob untuk mengevakuasi mortir agar tidak terjadi ledakan.

"Betul ditemukan sembilan buah mortir, saat ini sudah dievakuasi unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim di TKP untuk mengamankan mortir tersebut, kami dari Polsek dan Polres sudah mengamankan TKP," kata Sigit, Selasa (7/5/2024).

Dikatakan, kronologi penemuan tersebut pada Senin (6/5/2024) sekitar pukul 12.30 WIB warga membersihkan lingkungan sekitar perbukitan di area Desa Ngabab. Saat di antara semak-semak, warga terkejut menyentuh mortir yang ternyata terkubur di tanah dangkal. Karena takut, warga lalu menghubungi perangkat desa dan laporan diteruskan ke kepolisian.

Saat ada laporan Polsek Pujon telah mengimbau masyarakat yang menemukan mortir di lahan sisa-sisa perang dunia agar tidak diangkat karena dianggap membahayakan. "Karena sebanyak 9 buah mortir yang ditemukan di bukit tersebut diyakini masih dalam keadaan aktif," imbuhnya.

Garis polisi pun dipasang hingga dilakukan evakuasi oleh tim Gegana Polda Jatim. Sigit berujar, sebanyak 9 buah mortir tersebut akan dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Perangkat desa menyerahkan sepenuhnya evakuasi mortir aktif tersebut kepada pihak yang berwenang.

Baca Juga : Pelaku Pembacokan di Wajak Diduga Pemilik Grup Kesenian Bantengan

IPTU Hendra Frata Komandan Tim Jibom dari Gegana, menjelaskan Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim menerima laporan dari Polsek Pujon dan segera berangkat bersama anggotanya untuk melakukan evakuasi, apabila dimungkinkan akan dilakukan Disposal (peledakan) di tempat nantinya.

"Sebelumnya pihak Polsek Pujon menginformasikan kepada kami terkait adanya temuan 9 buah mortir ini dan karena tidak mungkin akan di disposal malam ini maka sesuai rencana akan dilakukan disposal esok pagi," kata IPTU Hendra.


Topik

Peristiwa Penemuan Mortir Kota Batu mortir



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Sri Kurnia Mahiruni