Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Perikanan di Kabupaten Malang Miliki Potensi Besar untuk Ketahanan Pangan Nasional

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

06 - May - 2024, 19:20

Placeholder
Hasil tangkapan ikan di perairan Pantai Sendangbiru, Kabupaten Malang. (Foto: Bappeda Provinsi Jatim)

JATIMTIMES - Komoditas unggulan di sektor perikanan di Kabupaten Malang memiliki potensi yang cukup besar untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. 

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring menyampaikan, bahwa pada sektor perikanan, Kabupaten Malang memiliki dua potensi besar. Yakni perikanan tangkap atau laut dan perikanan budidaya. 

Baca Juga : Ini Dia Rekomendasi Sepatu Nike Terbaik Untuk Para Pria Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

"Kalau untuk perikanan budidaya kita produksinya sekitar 12.000 ton per tahun. Produksi ikan nila sekitar 5.000 ton per tahun, ikan lele 6.000 ton per tahun," ungkap Victor kepada JatimTIMES.com. 

Pihaknya juga menyebut, sekitar 1.000 ton per tahun diisi oleh produksi ikan air payau, udang vanamei, ikan kemuru, hingga ikan layang yang biasa digunakan untuk produksi makanan kaleng berupa sarden. 

Kemudian untuk perikanan tangkap atau laut terdapat tiga jenis ikan yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Malang. Ketiga ikan tersebut yakni Ikan Tuna, Cakalang dan Tongkol atau yang biasa disingkat komoditas TCT. 

Untuk komoditas unggulan Ikan Tuna, Cakalang dan Tongkol, Victor menyebut produksinya hampir 9.000 ton per tahun. "Tunanya 3.000 ton, Cakalang sekitar 4.000 ton, Tongkolnya 2.000 ton. Sehingga totalnya 9.000 ton per tahun untuk produksi tangkapan perikanan laut," terang Victor. 

Dengan besarnya potensi pada sektor perikanan, pihaknya secara tegas menyatakan sektor perikanan Kabupaten Malang siap untuk mendukung program ketahanan pangan dari Presiden RI terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI terpilih Gibran Rakabuming Raka yang lebih terkenal dengan sebutan program makan siang gratis. 

"Program makan siang gratis memerlukan lauk atau sumber protein hewani, kami Kabupaten Malang siap untuk mendukung kecukupan gizi dari protein yang bersumber dari ikan," tegas Victor. 

Baca Juga : Komisi D DPRD Surabaya Dorong Pemkot Tekan Kasus DBD Melalui Bumantik dan KSH

Sementara itu, pihaknya juga mengatakan bahwa sebanyak 70 persen hasil produksi tangkapan ikan, utamanya ikan laut dikirim ke beberapa kabupaten/kota besar di Indonesia. 

"Selama ini produksi ikan kita ,utamanya ikan laut itu 70 persen dikirim ke luar daerah Kabupaten Malang. Dikirim ke Unit Pengolahan Ikan di Banyuwangi, Surabaya dan Denpasar," tutur Victor. 

Menurutnya, para nelayan di Kabupaten Malang memang sengaja membagi produksi pada tiga bagian. Yakni untuk mencukupi kebutuhan ikan lokal, lalu untuk produksi ikan kaleng, serta untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional atau pasar ekspor.


Topik

Pemerintahan kabupaten malang victor sembiring ketahanan pangan nasional



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya