Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Politik Pilkada Kabupaten Malang 2024

Ketua PCNU Kabupaten Malang Tolak Tawaran Jadi Calon Bupati, Gus Hamim: Dilarang Orang Tua

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Nurlayla Ratri

06 - May - 2024, 14:30

Placeholder
Ketua PCNU Kabupaten Malang KH. Hamim Kholili saat menanggapi namanya yang digadang-gadang dijadikan Bacakada dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang KH. Hamim Kholili, memastikan absen dari panggung politik. Dirinya tidak akan ikut berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2024. 

Meski demikian, tokoh yang akrab disapa Gus Hamim tersebut tidak memungkiri telah ada beberapa tawaran. Beberapa pihak memintanya untuk menjadi bakal calon kepala daerah (bacakada).

Baca Juga : Viral Emak-emak Berdaster Naik Lamborghini, Sosoknya Jadi Incaran Netizen

"Ya memang teman-teman dari poros baru dari partai-partai non PDI-P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) dan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) itu sudah ke rumah. Kita sudah komunikasi beberapa kali," ungkap Gus Hamim saat ditemui JatimTIMES usai menghadiri agenda Halal Bihalal di Polres Malang, Senin (6/5/2024).

Dalam komunikasi politik tersebut, partai yang tergabung dalam poros baru meminta Gus Hamim untuk menjadi calon Bupati Malang. "Meminta saya untuk mencalonkan N1 (Bupati Malang)," imbuhnya.

Usut punya usut, sejumlah partai yang tergabung dalam poros baru yang dimaksud Gus Hamim tersebut, salah satu di antaranya adalah Partai Gerindra. Partai Gerindra sendiri dalam beberapa kesempatan memang terang-terangan bakal mencalonkan Gus Hamim sebagai Bupati Malang dalam Pilkada 2024.

"Pertama, saya mengucapkan sama teman-teman di partai-partai itu, saya selaku pribadi dan selaku organisasi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tuturnya.

Meski merasa tersanjung dengan tawaran sebagai bacalon bupati Malang, namun Gus Hamim menegaskan telah menolak tawaran dari para politisi tersebut. "Saya mohon maaf sekali, saya tidak mencalonkan diri masalahnya," ujarnya.

Keputusan tersebut, disampaikan Gus Hamim, lantaran dilarang oleh orang tuanya. "Karena tidak diperbolehkan oleh orang tua saya yang sudah almarhumah," jelasnya.

Baca Juga : Wakil Rektor Unisba Menjadi Orang Pertama yang Mengambil Formulir Pendaftaran Cakada Pilkada 2024 di PKB Kota Blitar

Disampaikan Gus Hamim, wejangan dari almarhumah orang tuanya tersebut tidak hanya untuk jabatan eksekutif. Melainkan juga berlaku untuk jabatan legislatif.

"Mulai dulu (tidak diperbolehkan) untuk mencalonkan diri baik di eksekutif maupun di legislatif," tegasnya.

Keputusan dirinya untuk tidak berkompetisi dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024 tersebut, diakui Gus Hamim juga telah disampaikan kepada sejumlah partai yang tergabung dalam poros baru. "Sudah saya sampaikan, saya 100 persen memang tidak mencalonkan diri," pungkas Gus Hamim.


Topik

Politik Pilkada Kabupaten Malang Gus Hamim PCNU Gerindra



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Nurlayla Ratri