Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Disperindag Kabupaten Malang Petakan Pasar Tradisional Perlu Perbaikan Prioritas

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

04 - May - 2024, 18:44

Placeholder
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nur Fuad Fauzi saat ditemui di Kompleks Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jumat (3/5/2024). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang saat ini tengah melakukan pemetaan pasar-pasar tradisional yang menjadi prioritas untuk segera dilakukan perbaikan. 

Kepala Disperindag Kabupaten Malang Nur Fuad Fauzi menyampaikan, bahwa saat ini tim dari Disperindag Kabupaten Malang tengah turun ke masing-masing pasar tradisional untuk melakukan pengecekan secara langsung kondisi pasar. 

Baca Juga : Relokasi Pedagang Pasar Gadang ke Terminal Hamid Rusdi Diyakini Jadi Solusi

Fuad menyebutkan, berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan oleh tim Disperindag Kabupaten Malang, setidaknya terdapat 10 pasar yang masuk prioritas membutuhkan perbaikan. "Kalau yang segera dan paling prioritas itu sekitar 10 ya. Beberapa di antaranya ada Pasar Pakis, Pasar Pakisaji dan Pasar Sumberpucung.  Itu di luar Pasar Lawang, karena Pasar Lawang kemarin sempat kebakaran," ungkap Fuad kepada JatimTIMES.com, Sabtu (4/5/2024). 

Pihaknya menjelaskan, sebanyak 10 pasar yang masuk prioritas perbaikan tersebut, dikarenakan kondisinya yang mulai mengalami kerusakan. Pasalnya Fuad menyebut, jika hujan pasar-pasar tersebut mengalami kebocoran. "Kalau hujan, bocor. Terus banjir, airnya menggenangi di dalam pasar," imbuh Fuad. 

Disinggung mengenai estimasi anggaran yang akan dialokasikan untuk perbaikan pasar tradisional, Fuad masih berupaya untuk melakukan komunikasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Malang. 

Pasalnya, anggaran untuk perbaikan atau pemeliharaan ringan pasar-pasar tradisional tidak dialokasikan. Fuad mengaku, dirinya yang baru menjabat sebagai Kepala Disperindag Kabupaten Malang akan berupaya menjalin komunikasi ke TAPD Kabupaten Malang. "Tapi kami coba berupaya ke Kementerian Perdagangan setelah ini kami juga coba komunikasikan ke teman-teman Tim Anggaran mudah-mudahan bisa terlaksana perbaikan," jelas Fuad. 

Baca Juga : Mas Dhito Berharap GP Ansor Kabupaten Kediri Mampu Bentengi Dua Hal ini

Selain itu, pihaknya juga berencana menyusun keperluan anggaran untuk perbaikan pasar tradisional dan dikomunikasikan dengan TAPD Kabupaten Malang untuk diusulkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2024. "Paling tidak kita membenahi yang prioritas, sifatnya pemeliharaan. Sehingga pedagang bisa nyaman, masyarakat yang belanja juga bisa nyaman. Karena kami akan membuat gerakan, ayo kembali berbelanja ke pasar tradisional," pungkas Fuad.


Topik

Pemerintahan nur fuad fauzi disperindag kabupten malang pasar tradisional



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya