Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Head to Head Guinea vs Indonesia yang Bakal Berebut Kursi Olimpiade Paris 2024

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

03 - May - 2024, 17:32

Placeholder
Kolase foto timnas Indonesia yang akan melawan Timnas Guinea untuk berebut tiket ke Olimpiade Paris 2024. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Setelah kalah dari Irak dalam perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 Kamis (2/5) malam dengan skor 1-2, Indonesia akan menghadapi Guinea untuk berebut tiket ke Olimpiade Paris 2024. Lantas bagaimana kekuatan Indonesia dibandingkan Guinea? 

Guinea dan Indonesia sama-sama sudah lama tidak ambil bagian dalam Turnamen Sepak Bola Olimpiade. Guinea terakhir ambil bagian pada 1968, sedangkan Indonesia terakhir kali pada 1959. Oleh karenanya, hasil laga Guinea vs Indonesia akan mencetak sejarah bagi kedua negara tersebut. 

Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024

Skuad Garuda Muda maupun Senior rupanya belum pernah menghadapi kekuatan Guinea. Ini merupakan kali pertama kedua tim bertemu. 

Sementara, head to head kedua negara tersebut bisa dilihat dari statistik dan perjalanannya hingga berada di titik ini.

Di Piala Afrika U-23, nasib Guinea hampir sama dengan Indonesia di Piala Asia U-23. Baik Guinea maupun Indonesia sama-sama tidak cukup beruntung di laga dalam benua tersebut. 

Selain itu, Guinea juga merupakan debutan di Piala Afrika U-23 2023 lalu, sama dengan Indonesia. Guinea kalah di laga pertama fase grup, kemudian bangkit di laga kedua dan laga ketiga. 

Kemudian, Guinea kalah saat berada di semifinal melawan Mesir dengan skor 0-1. Dan selanjutnya mereka juga kalah dari Mali melalui drama adu penalti dalam duel perebutan juara ketiga Piala Afrika U-23. 

Sementara Skuad Garuda memulai perjalanan Piala Asia U23 melalui babak kualifikasi menyapu bersih saat menghadapi China Taipei (9-0) dan Turkmenistan (0-2) pada bulan September 2023 lalu.

Lolos Piala Asia U23 untuk pertama kalinya, Timnas Indonesia tergabung dengan grup yang dinilai cukup sulit. Yakni masuk dalam grup A bersama Qatar (tuan rumah), Australia, dan Yordania.

Timnas Indonesia memulai perjuangan, meski beberapa kali dijegal keputusan wasit yang merugikan mereka saat menghadapi Qatar.

Di peringkat FIFA, Indonesia kalah jauh dari Guinea. Di mana Indonesia berada di peringkat 134, sedangkan Guinea di posisi 76. 

Selain itu, soal kekuatan skuad antara Timnas Indonesia vs Guinea terbilang cukup jomplang. Dimana Indonesia hanya memiliki 6 pemain abroad atau dari klub luar negeri, sedangkan Guinea punya 20 pemain abroad. 

Namun hingga kini Shin Tae-yong masih abu-abu dalam membawa siapa pemain yang akan dibawa ke Paris. Pasalnya, PSSI harus kembali me-lobby klub agar bisa melepaskan pemain hingga 10 Mei 2024. Di antaranya, trio Liga Belanda seperti Ivar Jenner, Rafael Struick, Nathan Tjoe-A-On, serta gelandang Liga Belgia, Marselino Ferdinan; bek Liga Jepang, Justin Hubner; dan bek Liga Korea Selatan, Pratama Arhan yang kini masih harus bekerja kembali ke klub.

Belum ada kepastian, akankah para pemain abroad akan tetap ikut Shin Tae-yong ke Paris. 

Sedangkan kekuatan Guinea dipenuhi dengan para pemain abroad di Benua Biru alias Eropa. Di antaranya, Algassime Bah (Olympiacos), Selu Diallo (Deportivo Alaves), Mohamad Soumah (KAA Gent), Madiou Keita (Auxerre B). Lalu ada Lassana Diakhaby (Valenciennes) hingga Aguibou Camara (Atromitos Athen).

Bahkan, Algassime Bah tampil cukup apik bersama Olympiacos B pada musim ini. Penyerang berusia 21 tahun itu mampu mencetak 11 gol dan dua assist untuk klub asal Yunani di musim ini.

Selain kekuatan skuad, fisik Indonesia juga menjadi permasalahan. Sebab Garuda Muda hanya punya waktu tujuh hari untuk bertanding di Paris. Sedangkan Guinea dengan santai menunggu Timnas Indonesia di Afrika Barat yang notabane-nya dekat dengan lokasi pertandingan.

Guinea bahkan sudah rehat sejak Juli 2023 lalu. Anak asuh Morlaye Cissé punya banyak waktu untuk rehat.

Rupanya Timnas Indonesia senior pernah menghadapi tim asal Afrika. Terlihat dalam laga Timnas Indonesia vs Burundi di FIFA Matcday Maret 2023 lalu, skuad garida mampu mengimbangi kekuatan lawan.

Anak asuh Shin Tae-yong yang dipimpin Jordi Amat mampu memenangkan duel pertama dengan skor 3-1 pada 25 Maret 2023. Lalu hasil imbang 2-2 menutup FIFA Matchday kala itu.

Berdasarkan catatan, Indonesia pernah melawan tim asal Afrika sebanyak 5 kali. Hasilnya cukup mampu mengimbangi lawan. 

Baca Juga : Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kediri dan Nganjuk Gelar Acara Peringatan Hari Buruh Internasional 2024

Namun, saat melawan Afrika, Timnas Indonesia banyak bermain di kandang atau Asia. Dan kini Timnas Indonesia harus bermain di Eropa. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk Garuda Muda. 

Laga Indonesia vs Guinea ini adalah tiket terakhir lolos Olimpiade 2024. Shin Tae Yong dan Skuad Garuda harus menaklukkan tim kuat. Untuk babak play-off Olimpiade 2024 antara Guinea vs Indonesia bakal digelar Kamis (9/5) pukul 19.00 WIB di INF Clairefontaine, Prancis.

Berikut ini skor Indonesia dan Guinea di AFC 2024: 

Indonesia

INDONESIA VS QATAR 0-2

INDONESIA VS AUSTRALIA 1-0

INDONESIA VS JORDANIA 4-1 

INDONESIA VS KOREA 2-1 

INDONESIA VS UZBEKISTAN 0-2

INDONESIA VS IRAQ 1-2 

 

Guinea

GUINEA VS MAROKO 1-2 

CONGO VS GUINEA 1-3 

GHANA VS GUINEA 1-1 

MESIR VS GUINEA 1-0 

GUINEA VS MALI 0-0 


Topik

Olahraga piala asia u23 garuda muda timnas indonesia olimpiade paris 2024



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya