Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Pertamina EP Cepu Bangun Tembok Penahan Tanah Jembatan Damseng

Penulis : Ahmad Istihar - Editor : A Yahya

01 - May - 2024, 17:26

Placeholder
Kendaraan berat memulai dropping material peningkatan tembok penahan tanah di jembatan Damseng Desa Wangluwetan, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban (01/05/2024)(Foto Ahmad Istihar/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pertamina EP Cepu mulai mengerjakan pembangunan tembok penahan tanah atau pengamanan jembatan Damseng di Kecamatan Senori, Rabu (01/05/2024).

Hal ini berdasarkan surat pemberitahuan yang diterbitkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataran Ruang dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPR,PRKP) Kabupaten Tuban perihal rencana pengerjaan fisik pembangunan tembok penahan tanah (TPT).

Baca Juga : Mi Gacoan Jadi Trending X usai Dikunjungi Jokowi

Didalam isi surat,juga diterangkan adanya pengalihan arus lalulintas untuk kendaraan roda empat yang telah dimulai sejak tanggal 28 April lalu, berbarengan dropping material. Sedangkan, dalam tahap pengerjaan fisik di mulai tanggal 2 mei s/d 28 Mei 2024.

Informasi dihimpun wartawan dari pekerja bahwa proyek pengerjaan TPT senilai 4 miliar dikerjakan oleh vendor Pertamina EP Cepu PT Ramai Jaya Abadi (RJA) yang beralamat di jl Gajah Mada no 24 A Cepu,Blora Jawa Tengah.

Saat mencoba mengkonfirmasi kepada salah satu manajemen PT RJA perihal proses pengerjaan proyek serta nilai kontrak kerja TPT jembatan Damseng. Pihak internal enggan memberikan jawaban secara terbuka proyek dari perusahan BUMN tersebut. "Kalau anggaran langsung ke kantor RJA atau ADM. Saya hanya pekerja lapangan," kata seorang berinisial TW yang tak mau menyebut jabatan di PT RJA.

Lebih lanjut, dari keterangan melalui pesan singkat TW menuliskan dalam proses pra pelaksanaan kegiatan pembangunan TPT jembatan Damseng yang berlokasi di Desa Wangluwetan. Ia tak menampik belum ada komunikasi dengan instansi terkait dalam hal ini Forkopimcam Senori maupun pemerintah desa setempat. Namun, Surat Pemberitahuan telah disampaikan lewat dinas PUPR,PRKP Tuban.

Senada dengan Manajemen PT RJA sebelumnya, Saat konfirmasi pada Selasa (30/05) Humas PT Pertamina EP Field Cepu Zona 11 Sony Aditya, juga belum memberikan keterangan resminya perihal nilai kontrak pengerjaan TPT jembatan Damseng. "Aku tanyakan dulu om," tulisnya kepada JatimTIMES.

Baca Juga : Ribuan Masa Sarbumusi Situbondo Turun Jalan Sampaikan 4 Tuntutan di Hari Buruh 2024

Terpisah, Camat Senori Kisdarto mengakui sudah mendapatkan pemberitahuan dinas PUPR,PRKP Kabupaten Tuban dengan nomor 620/545/414.103.04/2024 adanya rencana pembangunan fisik TPT jembatan Damseng dalam rangka peningkatan layanan pada Masyarakat. Meski dari pihak pengembang PT RJA maupun Pertamina belum berkomunikasi langsung dengan pemerintah kecamatan.

"Untuk pemberian tahuan dari PU Tuban sudah. Tetapi kalau dari perusahan atau rekanan Pertamina EP Cepu belum ada komunikasi,"kata Camat Senori Kisdarto kepada JatimTIMES, Rabu (01/05/2024)

Diketahui Bangunan jembatan Damseng sebelumnya dikenal kokoh berdiri oleh sebagian warga Senori. Paska terjadi ambrol dan aus akibat intensitas hujan serta mobilitas kendaraan berat membuat jembatan Damseng terputus. Selanjutnya, melalui APBD tahun 2023 Jembatan tersebut dibongkar untuk pergantian oleh rekanan CV Timbul Jaya. Namun, dari hasil pergantian jembatan tersebut justru mendapatkan cibiran warga Senori yang menganggap tak sesuai dengan ekspektasi bila dibandingkan dengan anggaran saat itu Rp 1,85 miliyar.


Topik

Ekonomi pertamina tuban jembatan damseng



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ahmad Istihar

Editor

A Yahya