Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

BPBD Kota Batu Bersihkan 38 Bendung Alam Pemicu Banjir Bandang

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

13 - Apr - 2024, 09:10

Placeholder
Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Agung Sedayu.(foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Langkah mitigasi untuk mencegah dan mengantisipasi bencana terus dilakukan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu melakukan pembersihan sejumlah material yang menjadi bendung alam di sekitar wilayah Pusung Lading, Sumbergondo, Kota Batu. Pembersihan dilakukan untuk mencegah bendung alam menjadi pemicu banjir bandang.

Disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Agung Sedayu, total sudah sebanyak 38 titik bendung alam dilakukan pembersihan material. Dimana wilayah pusung lading kerap terjadi uujan dan banjir kiriman. Sehingga dikhawatirkan bendung alam menghambat aliran dan menjadi bibit banjir bandang.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Pantai di Malang yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran 2024

Rangkaian pembersihan melibatlan kerja sama personel gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Batu, TNI, Polri, Perhutani, Tahura Raden Soerjo, perangkat Kecamatan Bumiaji dan Pemdes Bulukerto dibantu relawan serta FPRB dan Linmas.

"Di Pusung Lading wilayah perbukitan dan lembah ditemukan bendung alam. Kemarin dilakukan pembersihan agar tidak memicu terjadinya banjir bandang atau banjir disertai material," jelas Agung saat dikonfirmasi, baru-baru ini.

Dikatakan, sejumlah titik berpotensi menjadi bendungan alam dikawasan Pusung Lading dilakukan pembersihan agar peristiwa banjir di Bulukerto pada 2021 lalu tidak kembali terjadi.

Apalagi saat ini status Kota Batu untuk siaga darurat Bencana Hidrometeorologi masih belum selesai atau dicabut. Masyarakat diminta tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas.

Dijelaskan Agung, pembersihan dilakukan setidaknya lebih dari 10 hari pada bulan Januari dan Februari lalu. Beberapa waktu kemudian dilanjutkan upaya mitigasi di kali paron untuk mengantisipasi dengan pembersihan material sejenis pada 12 titik berbeda.

Baca Juga : Persoalan 3 Pasar hingga Jacking Masih Jadi PR, DPRD Kota Malang Nilai Ada Pembiaran

"Untuk musim hujan memang sudah selesai, tapi tetap terus diwaspadai. Masih status darurat Hidrometeorologi. Selalu update informasi dari BMkG dan tetap berhati-hati dapak beraktivitas. Apalagi musim lebaran," imbau Agung.

 


Topik

Peristiwa banjir bandang kota batu bpbd kota batu agung sedayu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya