Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Rencana Diedarkan Paska Lebaran, Polisi Dalami Penangkapan Pengiriman 42 Kg Ganja

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

09 - Apr - 2024, 13:00

Placeholder
42 kg ganja yang diamankan Satresnarkoba Polresta Malang Kota.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Satresnarkoba Polresta Malang Kota masih terus melakukan pendalaman terkait penangkapan kurir MS (20) sebanyak 42 kilogram ganja pada Kamis (4/4/2024) lalu. 

Diketahui, kurir narkotika golongan I tersebut diamankan di exit tol Waru Gunung. Setelah membawa paket ganja dari Aceh dan diduga akan diedarkan di Kota Malang paska lebaran.

Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024

"Untuk rencananya, 42 kg ganja yang diamankan ini akan diedarkan setelah Lebaran 2024 ini," uja Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Bhudi Hermanto, Selasa (9/4/2024). 

Dari keterangan polisi, MS telah melakukan pengiriman sebanyak 3 kali ke Kota Malang. Dan MS merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba yang sama. 

"Kami akan koordinasi dengan Polda Aceh bersama direktorat Polda Jatim. Dan masih dilakukan pengembangan, semoga ini langkah awal untuk pemberantasan narkoba di Malang Raya," terangnya. 

Sementara itu, Kasatnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Harjanto Mukti Eko mengatakan, diduga peredaran narkoba tersebut berhubungan dengan jaringan yang cukup besar. 

Hal itu mengingat pengakuan dari MS yang telah melakukan pengiriman sebanyak 3 kali sejak Januari 2024. 

"Mulai Januari, prediksi kita lebih dari 3 kali. Tidak mungkin bulan 3 kosong. Semuanya naik bis," jelas Kompol Harjanto. 

Sedangakan pada pengiriman yang digagalkan pada Kamis (4/4/2024) lalu, MS diduga sengaja memanfaatkan moment Lebaran. Dimana banyak pemudik yang membawa tas atau koper berukuran besar. 

Baca Juga : 112 Tahun Santos FC, Klub Penghasil Pemain Top Brasil

"Dikamuflasekan dimasukkan dalam bagasi bus. Jadi ketika dari Sumatera kalau orang bawa koper besar bisa jadi pemudik," jelasnya. 

Sebagai informasi, dalam pengirimannya, MS membawa 42 kilogram ganja yang dikemas menjadi 8 paket. Setiap paket kurang lebih berisi 5 kilogram. 

"Jadi bagian depan (koper) diisi baju ganti dia (MS). Lalu bagian utama kopernya diisi paket ganja," pungkasnya. 

Atas perbuatannya, MS terancam dikenakan pasal 114 atau pasal 111 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup dan denda paling banyak Rp 10 M. 


Topik

Hukum dan Kriminalitas ganja peredaran ganja polresta malang kota



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana