Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

23 Tahun Lalu, Tragedi Menyedihkan Sepak Bola Afrika Selatan Terjadi

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - Apr - 2024, 22:00

Placeholder
Momen tragedi Ellis Park, Afrika Selatan (foto: Power98.7)

JATIMTIMES - 11 April 2001 menjadi kenangan tak terlupakan bagi sepakbola dunia. Sebab, saat itu dunia dikejutkan dengan kabar duka dari negara asal Nelson Mandela, Afrika Selatan.

Stadion Ellis Park yang berada di kota Johannesburg, menelan sebanyak 43 orang meninggal dunia dan 158 orang luka-luka.

Baca Juga : 112 Tahun Santos FC, Klub Penghasil Pemain Top Brasil

Pada hari itu dilangsungkan laga derby Soweto yang juga derby terbesar di Afrika Selatan yang mempertemukan Kaizer Chiefs menjamu Orlando Pirates.

Diolah dari berbagai sumber, kala itu stadion sudah penuh sebelum kick-off dimulai. Sekitar 60 ribu penonton telah memadati stadion yang dibangun pada tahun 1928 tersebut.

Namun celakanya, masih ada sekitar 30 ribu penonton yang ingin merangsek masuk ke dalam stadion yang sudah penuh sesak. Sebagian laporan menyebutkan bahwa stadion tersebut sebenarnya sudah dipenuhi oleh 120 ribu orang.

Dalam laga tersebut, kedua tim bermain imbang 1-1. Kaizer Chiefs unggul terlebih dahulu melalui gol dari Siyabonga Nomvethe di menit ke-14. Seusai gol pertama tersebut, beberapa penonton mulai masuk kedalam sentelban bersama petugas keamanan.

Beberapa menit kemudian Orlando Pirates menyamakan kedudukan melalui gol Benedict Vilakazi. Karena gol tersebut, penonton yang berada di dalam tribun banyak yang terdesak dari penonton yang masuk dari belakang. Seketika penonton yang menyaksikan pemandangan pertandingan menjadi berubah dengan menyaksikan sesama yang sekarat di atas lapangan hijau setelah mendapat bantuan petugas.

Saat itu, ambulans banyak dikerahkan masuk ke dalam lapangan. Helikopter pun sampai turun ke dalam lapangan, namun alat transportasi tersebut tidak bisa banyak membawa penumpang karena kebanyakan dari mereka sudah meregang nyawa.

Anehnya, setelah ada beberapa kekacauan di beberapa titik stadion dan penoton yang mendapat pertolongan di pinggir lapangan pertandingan masih terus berlangsung. Barulah saat laga berjalan 33 menit, wasit meminta kepada pengawas pertandingan untuk menghentikan laga.

Baca Juga : 8 Negara Tujuan Ekspor Kerupuk dan Keripik Indonesia, Korsel Jadi Nomor 1

Seisi stadion menjadi mencekam. Kesedihan terlihat di segala penjuru. Mulai dari penonton, ofisial, pengawas pertandingan, hingga wasit meneteskan air mata mereka. Puluhan kantung jenazah dijejerkan di pinggir lapangan. Banyak juga jenazah yang hanya ditutupi oleh kertas koran dan muka mereka ditutupi seadanya oleh baju yang dikenakan.

Setelah banyak korban berjatuhan, ambulans yang berjumlah banyak turut berada di dalam lapangan, hingga pesawat helikopter pun turut masuk dari atas stadion untuk memberikan pertolongan.

Kejadian memakan korban ketika dilangsungkannya laga derby Soweto sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Tragedi Ellis Park menjadikan ini sebagai musibah terbesar di sepakbola Afrika Selatan.

Pada tahun 1991 silam, pertemuan Pirates dan Kaizer Chiefs memakan 41 nyawa. Saat itu penonton yang berdesak desakan menonton di tribun stadion Oppenheimer yang berada di kota Orkney dalam sebuah laga persahabatan.


Topik

Olahraga Stadion Ellis Park sepakbola sepakbola dunia



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni