Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Waspadai Kejahatan Digital, Ini Tips OJK

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

13 - Apr - 2024, 09:54

Placeholder
Ilustrasi phising. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Kejahatan digital baru-baru ini ramai diperbincangkan dan menjadi sorotan. Sebab biasanya, seseorang yang menjadi korban kejahatan digital harus merugi karena kehilangan uangnya hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. 

Dalam hal ini, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ismirani Saputri Malang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai jenis kejahatan digital. Ia juga memberikan tips untuk menghindari berbagai modus kejahatan digital. 

Baca Juga : 10 Tips Mudik Balik Aman dan Nyaman Naik Kapal Laut 

"Pertama, jangan pernah memberikan data atau informasi pribadi dari akun keuangan seperti PIN, CVV, OTP, dan password kepada pihak manapun," ujar Ismirani. 

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar menggunakan password dan pin pada masing-masing akunnya, dengan karakter yang tidak mudah ditebak. Terlebih bisa mengkombinasikan karakter huruf, angka hingga simbol. 

"Gunakan password dan PIN yang tidak mudah ditebak dan jangan menggunakan inisial, tanggal lahir, atau nomor telepon," jelas Ismirani. 

Selanjutnya, sangat disarankan agat tidak mengklik link dengan sembarangan. Artinya, masyarakat harus bisa lebih cermat saat berseluncur di internet. 

"Tidak mengklik link sembarangan apalagi dari pihak yang tidak dikenal. Kemudian agar mengganti PIN dan password akun keuangan secara berkala," jelasnya. 

Selain itu, Ismirani juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai jenis kejahatan digital yang sering terjadi akhir akhir ini. Pertama yakni Social Engineering. 

Baca Juga : Pemkab Malang Targetkan IPM Sangat Tinggi di 2027, Capaian Terkini 73,00

Yakni tindakan memanipulasi psikologis korban untuk mendapatkan data dan informasi pribadi dengan tujuan membobol akun keuangan korban. Misalnya, penipuan melalui telepon seolah call center bank.

Kedua yakni Card Tapping, tindakan ini dilakukan dengan mengganjal lubang kartu di mesin ATM agar kartu nasabah tersangkut dan dapat diambil alih. 

Ketiga yang tak kalah sering digunakan adalah Phising. Yakni tindakan memancing korban untuk mendapatkan informasi atau data pribadi. Misalnya, penipuan melalui situs palsu, pengiriman file dengan ekstensi apk dan lainnya. 

Selanjutnya adalah skimming. Dilakukan dengan pencurian informasi keuangan pada kartu ATM dengan cara menyalin data pada strip magnetic kartu tersebut. 


Topik

Ekonomi OJK modus penipuan kejahatan digital



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri